Rabu, 27 Oktober 2021

Cerita Euprosyhne season 1 ( part 4 )


 Chapter 16 Apa itu daerah Wicked ? Siapa pemimpin dari cathar ? 

Sahabat - sahabat nya edam pun berkumpul di perpustakaan ".

Hestia : " hey knp kalian sedih ? , Ayo tersenyum lah mari kita nikmati fasilitas sekolah ini ".

Belvina : " iya tuh , oh iya katanya disini ada bioskopnya bagaimana ? , Mau ikut nonton ga nanti ".

Khandra : " iya kah? , wah pasti keren tuh ".

Galen : " tapi , edam gimana kabarnya tuh , aku harap dia baik - baik saja ".

Hestia : " aku yakin , dia pasti baik baik saja , dia kan kuat ".

Galen : " kuharap sih begitu ".

Hestia :" sudah - sudah jgn bersedih gitu lah ".

Galen : " iya baiklah ".

Khandra : " eh , sebenarnya aku penasaran deh dengan tempat yg disebut sama pak Frey ".

Belvina :" maksudmu dengan Wicked itu ".

Khandra : " iya ".

Hestia : " bagaimana dengan kita cari buku tentang Wicked itu ".

Belvina : " ide bagus tuh , mumpung kita juga ada di perpustakaan ".

Mereka semua pun mencari buku tentang Wicked itu.

Setelah beberapa menit mereka mencari nya.

Khandra : " aku ketemu nih "

Hestia: " mana ".

Mereka semua pun mencari tempat duduk untuk membaca buku itu .

Khandra : " nih bukunya ".

Belvina : " bukunya berdebu sekali ".

Khandra : " Galen bacain dong ".

Galen : " loh kok gw sih ".

Khandra : " udah bacain aja cepat ".

Galen pun membacakan buku tersebut.

Galen : " di tempat yg jauh dari meadow , ada sebuah tempat yg sangat berbahaya , tempat itu berada di sebelah tenggara dari daerah meadow . Tempat itu bernama Wicked biasanya berisi tentang monster - monster yg sangat menakutkan , dan juga tempat berkumpulnya organisasi jahat . Organisasi jahat disana sangat lah banyak namun organisasi jahat yg paling dikenal adalah cathar . Di cathar orang - orangnya mempunyai elemen kegelapan. Disana juga ada orang yg mempunyai ability langka . Nama bos dari organisasi jahat itu bernama Liko . Dikatakan dulu bahwa Liko adalah anak yg sangat pintar dia sangat suka membaca buku namun karena itu banyak orang yg menjauhinya karena ia adalah anak yg kutu buku . Suatu hari meteor euprosyhne menghantam kotanya Liko . Liko yg hanya seorang yatim piatu tidak mempunyai orang tua pun di bawa ke tempat meadow . Ia mendapat kan ability kegelapan . Di awal kehidupan sekolah nya ia di bully karena setiap hari dia pergi ke perpustakaan untuk membaca buku . Dia hanya menangis setiap hari dengan bukunya di kamar mandi . Suatu hari Liko seperti biasa pergi ke perpustakaan , tanpa sengaja ia menabrak seseorang . Ia pun segera meminta maaf dan orang itu pun memaafkan nya , itulah orang yg pertama kali menjadi temannya Liko ia adalah Obi . Obi adalah anak ability non elemen , ia mempunyai ability langka , yaitu bisa mengendalikan waktu . Pada suatu ketika, Liko dibully habis - habisan Bahkan ada beberapa anak yg memukulinya tak hanya itu di kelas pun ia dimarahin sama gurunya karena tidak mengumpulkan tugas padahal tugasnya saat itu ia kerjakan namun anak - anak itu membuang tugasnya ke sungai sehingga Tugas nya hilang . Di saat itu hatinya Liko menjadi gelap , ia dikendalikan oleh kekuatan ability kegelapan nya dan tanpa disadari Liko membuat iblis dengan kekuatan nya . Disaat itu Obi ingin menyadarkan si Liko tapi karena hatinya sudah gelap dan ia juga sudah dikendalikan oleh iblis yg dibuat itu , si Obi pun tidak bisa menyadarkan nya , si Liko marah dan ia pun mendapatkan ability lainya yaitu ia bisa mengendalikan pikiran orang lain dengan iblisnya dan ability langka yaitu bisa mencopy ability orang lain . Si Liko pun langsung menggunakan iblisnya itu terhadap temanya dan juga mencopy ability ya Obi ia juga menggunakan iblisnya itu untuk mengendalikan orang orang yg dulu pernah di-bully. Ia juga melakukan pemberontakan di sekolah ini dan ia pergi bersama bawahan nya pergi jauh dari tempat ini . Saat itu Liko pernah membaca tentang Wicked sehingga ia pergi kesana dan membuat organisasi yg sampai sekarang masih ada dan dinamai cathar ".

Hestia : " jahat banget sih temanya itu ".

Belvina : " iya tuh kasihan sekali Liko ".

Ada kakek yg menghampiri mereka .

Kakek : " yah memang kasihan sekali dia ".

Khandra : " kakek siapa ya ?".

Kakek : " oh iya , maaf ya menganggu pembicaraan kalian ya ".

Galen : " enggak kok kek , tapi kok kakek tahu tentang Liko ?"

Kakek : " tentu saja dia adalah anak muridku, dulu aku adalah gurunya saat itu dan buku itu aku yg menulis , huh sudah 40 THN yg lalu ya , saat itu aku menyesal karena telah memarahinya ".

Khandra : "berarti kakek itu gurunya Liko ya ".

Kakek : " iya ".

Hestia : " lalu knp saat itu kakek tidak mencegat Liko ".

Kakek : " sudah terlambat saat itu , ia udah dikendalikan sama kegelapan , ya kuharap dia segera tobat ".


Chapter 17 Pencarian anak - anak yg diculik .

Setelah memberi pengumuman , pak Frey dan beberapa guru segera pergi menuju ke tempat Wicked .


Pak Frey pergi dengan ditemani oleh 6 guru lainya yang pertama 
Pak Dani , guru dari ability elemen kelas petir , pak Aidan , guru dari ability elemen kelas api , pak Harry , guru dari ability elemen kelas kegelapan , Bu Vina dari ability non elemen kelas berbicara pada hewan , Bu Reyna dari ability non elemen kelas campuran B dan pak Bagas dari ability campuran kelas campuran A. 


Mereka kesana dengan menggunakan bantuan dari Bu rosa , selaku guru yg mempunyai ability teleportasi .


Pak Frey : " makasih ya Bu rosa sudah mau antarin ke sini ,"

 Bu rosa : " iya sama sama , saya balik lagi ke sekolah ya ".

Bu rosa pun kembali menggunakan teleportasi nya lagi .Mereka terus mencari anak - anak namun mereka belum terlihat sama sekali , 

Pak Aidan : pak Frey , bapak yakin mereka aman - aman saja ?".

Pak Frey : " tenang saja pak , saya yakin mereka aman ".

Bu Reyna : " knp bisa seyakin itu pak ?"

Pak Frey : " hanya firasat ".

Pak Bagas : " yg bener lah pak , jgn bercanda ".

Pak Frey : " huh iya , iya aku udah kasih kepercayaan kepada si edam ".

Pak Aidan : " maksudmu anak murid saya ".

Pak Frey : " iya ".

Bu Reyna : " tapi aku rasa kekuatan ability apinya ga murni ".

Pak dani :" aku juga kurang yakin dengan itu , tapi kekuatan apinya sungguhlah kuat , dia juga punya skill unik semburan api Phoenix".

Pak Harry : " eh bukankah skill unik semburan api Phoenix itu punyanya bapak Aidan ya ".

Pak Aidan :" iya juga ya , apa ini hanya sebuah kebetulan ".

Pak Frey : " sudah - sudah konsentrasi , mari lanjutkan pencarian , bagaimana Bu Vina , dapat kabar ".

Bu Vina : " kata beberapa hewan disini mereka tidak tahu ".

Pak Frey : " baiklah kita akan berpencar , pak Aidan dan Bu Reyna ke arah barat , pak Bagas dan pak Harry ke arah timur , pak Dani dan Bu Vina ke arah Utara dan saya sendiri ke arah selatan , nanti setelah 1 jam kita akan kumpul kembali ke sini ok".

Para guru lainya : " ok ".


Mereka pun mulai berpencar. 


Di bagian Utara 


Pak Dani : " gimana Bu , dengan kelasnya ?".

Bu vina : " iya awalnya saya kira tidak akan pernah terpilih menjadi guru , eh ternyata dipilih padahal masih banyak orang yg punya kekuatan berbicara pada hewan lebih baik daripada saya".

Pak Dani : " eh , trs ada kah anak murid ibu yg menarik ".

Bu Vina : " tentu ada, dia sungguh anak yg sangat berbakat kalo tidak salah namanya adalah putri ".

Pak Dani : " gimana tuh anaknya ".

Bu Vina : " yah Pokoknya dia sungguh berbakat , dia paling unggul dari anak - anak lainya dia mendapatkan nilai ujian tertinggi , setiap kali aku memberi contoh ia pun bisa melakukannya apalagi saat prakter berbicara semut , padahal untuk berbicara pada semut sanggatlah susah namun baginya itu sangat mudah . Tapi sekarang ia di culik oleh organisasi jahat itu , aku harap dia baik - baik saja , bagaimana dengan bapak Dani ? , Adakah anak yg menarik di kelas bapak ?".

Pak Dani :" sejauh ini sih tidak ada , mereka juga mengerti dengan cepat selama saya mengajar , hahaha semoga mereka bisa berkembang lagi ".
Bu Vina : " shhtttt.... ".

Pak Dani : " knp Bu Vina ?, Ketemu kah anak anaknya ".

Bu Vina : " bukan pak , tapi kata Rara ada monster di depan sana ".

Pak Dani : " Rara ?".

Bu Vina : " ini nama lebahku , ayo buruan pak ".


Mereka berdua pun segera menuju tempat Monster nya . Mereka pun segera membunuh monster tersebut .
Di arah barat dan timur pun sama mereka membicarakan tentang anak muridnya dan membunuh para monster .

Bagian selatan


Pak Frey : " apa maumu .... Liko ?".


Liko ( bos ): " jgn panggil saya dengan sebutan itu , panggil saya dengan bos Liko.

Pak Frey : " trs apa maumu , knp engkau menculik anak anak lagi bahkan lebih banyak dari angkatan lalu ?".

Liko ( bos ) : "tentu itu rahasia ".

Pak Frey : " cepat kembalikan anak - anak itu ".

Liko ( bos ) : " heh berani juga lu ya angkatan yg keberapa ya , oh 10 THN yg lalu kah , mau gw kendalikan pikiran lu juga atau sekalian mau juga gw copy ability mu itu ".

Pak Frey : " heh ayo sini kita berantem , berani ga lu ".

Liko ( bos ) : " cih penampilan mu aja udah keliatan kyk orang dewasa tapi ternyata pikiran mu masihlah anak kecil , ".

Pak Frey : " ayo sini , jgn banyak bicara Mulu ".

Tak lama dari situ muncullah sebuah panggilan yg ternyata panggilan dari Obi , anak buah , sekaligus temanya Liko .

Obi : " bos saya sudah mendata semua anak disini ". 

Liko ( bos ) : " kerja bagus"

Pak Frey ,: " hey kamu , mau kabur nya ayo sini kita duels ". 

Liko ( bos ) : " Huh apa duel ? Hahaha kamu gila ya , dasar anak muda , dengerinnya , gw ga mau lu menghalangi jalan gw ya , sekali lagi kalau Lo mau hidup jgn pernah ketemu lagi dengan ku , untuk hari ini gw maafkan perilaku mu yg tidak sopan , byeee , ".

Pak Frey : " heyy tunggu !!... ".


Sang bos dari organisasi jahat itupun menghilang pergi entah kemana .

Setelah 1 jam mencari , mereka semua pun berkumpul pada Titik awal.


Pak Aidan : " gimana , apa udah ketemu anak - anaknya ? , Di bagian barat tidak ada hanya ada monster - Monster saja ".

Bu Vina : " sama , di bagian Utara juga sama hanya ada monster saja , bagaimana dengan 
Arah timur ?"

Pak Harry : " Sama hanya ada monster juga ".

Pak Frey : " baiklah kalo begitu , di selatan juga sama , karena hari udah mau gelap sebaiknya kita berkemah dan untuk berjaga jaga karena nanti bisa saja ada monster kita gantian untuk berjaga , untuk sekarang yg berjaga Bu Vina , pak Harry dan pak Aidan ya ".
Guru - guru : " baik !!".


Chapter 18 Menuju tempat organisasi cathar


Keesokan harinya 

Pak Bagas : " jadi sekarang gimana untuk rencananya melanjutkan pencarian anak anak yg diculik ".

Pak Frey : " hmmm ... ".

Bu Reyna : " halo pak Frey , jadi gimana pak , kok hmm aja sih ".

Pak Frey : " huhh , sebenarnya saya tidak ada rencana sih ".

Pak Dani : " oh iya gimana Bu Vina apa ada kabar untuk anak - anak itu ".

Bu Vina : " tidak ada sih pak , tapi sepertinya Rara tahu lokasi tempat mereka berada ".

Pak Aidan : " Rara ? , Siapa itu ".

Bu Vina : " huhh , ini nama lebahku , biasanya ku ajakin untuk mencari informasi di setiap perjalanan ".

Pak Harry : " bagus lah kalo begitu , jadi dimana tempatnya ".


Bu Vina pun berbicara kepada lebahnya 

Rara ( Lebah ) : " Bu Vina kalo mau kesana itu arahnya menuju timur laut , tapi disana sangat berbahaya bu Vina , Rara tidak menyarankan Bu Vina ke sana ".

Bu Vina : " tapi kalo tidak ke sana , kita tidak tahu apa anak - anak itu aman atau tidak ".

Rara ( lebah ) : " huhh , ya udahlah terserah Bu Vina aja , yah pokoknya Rara udah memperingati Bu Vina jadi nanti hati hati ya ".

Bu Vina : " ok bu Vina akan hati hati kok , makasih ya Rara udah memberi tahu informasi yang begitu penting ".

Rara ( lebah ) : " tidak apa - apa kok , kan emang tugasnya Rara kan seperti biasa mencari informasi buat Bu Vina ".


Pak Bagas : " jadi gimana bu Vina ? ".

Bu Vina : " arahnya di timur laut , tapi katanya Rara disana sangat berbahaya ".

Pak Aidan : " apa benar lebahnya Bu Vina bisa dipercaya ".

Bu Vina : " pak Aidan tidak percaya , baiklah akan ku buktikan ".

Pak Aidan : " mana coba saya lihat ".

Bu Vina pun menyuruh Rara untuk menyegat pak Aidan 

Bu Vina :" Rara nanti saat aku ngomong sampai hitungan ketiga kamu sengat pak Aidan ya ".

Rara ( lebah ) : " baik ".


Bu Vina : " siap ya pak Aidan ".

Pak Aidan : " saya sudah siap nih ayo cepat sini ".

Bu Vina : " satu , duaaa , tii...ggaaaa , Rara cepat sengat pak Aidan ".

Rara ( lebah ):" siap ".


Pak Aidan pun di sengat oleh lebahnya Bu Vina .

Bu Vina : " jadi gimana pak , udah percaya ? ".

Pak Aidan : " iya iya , aku udah percaya kok tapi ini kalo disengat sekali sih ga papa lah ini kok di sengat berulang kali , sakit tahu Bu Vina ".

Mereka semua tertawa karena pak Aidan yg katanya kuat malah disengat lebahnya Bu Vina .

Bu vina : " ya maaf ".

Rara (lebah) : " hahahaha rasakan itu , siapa suruh sih ga percaya sama Bu Vina ".

Bu Vina : " udah udah Rara cukup kasihan pak Aidan ".

Rara ( lebah ) : " iya deh ".

Pak Frey : " udah - udah jangan ribut , baik kita akan kesana tolong buat Rara bisa tunjukkan arahnya tapi kita disana akan menjaga jarak karena disana pasti berbahaya kita akan bersembunyi , semuanya ambil peralatan ini ".


Pak Frey pun mengeluarkan sesuatu di tasnya ternyata itu adalah alat untuk berkamuflase , biasanya sangat cocok untuk bersembunyi di semak - semak maupun menyusup untuk memasuki sebuah tempat .


Pak Dani : " apa ini pak ? , Saya kok ga tahu ada alat ini ya ".

Pak Frey : " ini adalah alat untuk berkamuflase sangat cocok untuk bersembunyi , pakai ini untuk mengintai pergerakan di daerah tempat organisasi cathar itu ".

Guru guru lainya : " siap pak Frey ".

Pak Bagas : " eh tapi pak kenapa tidak pakai alat ini untuk masuk ke dalam saja kenapa harus tunggu di luar ".

Pak Frey : " saya rasa mungkin alat itu akan terdeteksi oleh semacam pendeteksi di dalam tempat organisasi cathar dan juga kita belum tahu pasti apakah ada orang yg mempunyai ability mempunyai mata yg sangat tajam bahkan jika memakai sebuah skill atau alat orang yg mempunyai ability mata tajam itu bisa menlihat dengan jelas ".

Pak Dani : " iya bisa juga sih , tapi kan kita belum tahu apa itu beneran ada atau tidak ".

Pak Frey : " jika sekalinya kita berhasil masuk pun masih ada anak buah dari bos organisasi tersebut, dia mempunyai ability langka yaitu bisa mengendalikan waktu , maka dari itu sebaiknya kita jangan ambil resiko untuk masuk ke dalam ".


Mereka pun menuju ke tempat arah nya organisasi cathar .


Chapter 19 Pertemuan 

Mereka pun sampai di tempatnya

Seperti dugaannya pak Frey disana terdapat alat pendeteksi sehingga susah untuk masuk ke dalam sana dan juga ada orang orang yg mempunyai ability mata yg sangat tajam menjaga ketat tempat organisasi itu.


Pak Frey : " tuh lihat benar kan dugaanku , mari berpencar , bawa ini ".

Pak Frey sekali lagi mengeluarkan alat ternyata alat itu adalah alat untuk berkomunikasi 

Pak Frey : " ok hati hati ya jangan sampai ketahuan ".


Mereka pun berpencar dan mengunakan alat pertama untuk berkamuflase .


40 menit kemudian .

Bu Reyna ( alat komunikasi ) : " pak Frey ini udah 40 menit terjadi apakah kita harus tetap bersembunyi seperti ini ". 

Pak Frey ( alat komunikasi ): " 

Tetap seperti ini saja , tidak ada perubahan rencana ".

Pak Aidan ( alat komunikasi ) : " tapi ini udah lama pak saya capek menunggu , kenapa kita tak masuk saja , lagi pula kita kan kuat ".

Pak Frey ( alat komunikasi ) : " shttt... Walaupun kita kuat tetap saja kita akan kalah kita tidak tahu ada berapa banyak orang di dalam organisasi cathar itu dan kita bisa saja membahayakan para murid ".

Bu Vina ( alat komunikasi ) : " bagaimana saya menyuruh Rara untuk mencari anak - anak , soalny ada anak murid saya yg di culik ia pandai berbicara pada hewan ".

Pak frey ( alat komunikasi ) : " anda yakin Bu Vina , tempat itu kan berbahaya , tapi terserah lah Bu , keputusanmu ada di tanganmu Bu Vina ".

Bu Vina ( alat komunikasi ) : " baik saya akan langsung menyuruh nya ".

Bu Vina : " Rara kamu mau ga nyari putri di dalam ".

Rara ( lebah ) : " tapi kan disana berbahaya ".

Bu Vina : " hmm ... , Nanti ku kasih sesuatu dah , mau gak ".

Rara ( lebah ) : " sesuatu ? , Apa itu ".

Bu Vina : " sesuatu yg kamu inginkan ".

Rara ( lebah ) : " baik tapi belikan aku yg banyak ya ". 

Bu Vina : " baiklah , tahu kamu kan anak murid Bu Vina yg namanya putri ".

Rara ( lebah ) : " yg pintar itu kan , iya Rara tahu ".

Bu Vina : " cari itu didalam ya sampai kan bahwa para guru guru udah ada di luar , ok ".

Rara ( lebah ) : " baiklah ...".


Rara pun menuju ke dalam tempat organisasi cathar tersebut.


10 menit kemudian 

Tempat organisasi cathar itu menunjukkan sebuah api yg sangat besar ".


Pak Dani ( alat komunikasi ) : " apa yg terjadi ? , Kenapa tempat organisasi nya terbakar ".

Pak Frey ( alat komunikasi ) : " hey ini bukan ulahku ya , sepertinya itu ulah anak - anak ".


Beberapa menit kemudian setelah kemunculan Api .


Pak Harry ( alat komunikasi ) : " saya melihat mereka pak Frey ".

Pak Frey ( alat komunikasi ) : " dimana ?..."

Pak Harry ( alat komunikasi ) : " mereka sedang berlarian keluar dari tempat tersebut totalnya ada 30 pak yg dimpin oleh sebuah anak laki - laki dan anak perempuan ".

Pak Frey ( alat komunikasi ) : " baik tetap seperti ini , jangan gegabah ".


Balik ke tempat anak - anak 

Setelah mereka berhasil keluar dari jalan pintu keluar organisasi itu .


Hachi : " sekarang gimana kita kan ga tahu arah jalan pulang ".

Edam : " tenang mari mencari tempat bersembunyi ".

Putri : " edam , aku dapat kabar bahwa ada beberapa guru sudah ada di tempat ini , mari kita cari bersama ".

Edam : " tahu darimana ".

Putri : " ini lebah dari Bu Vina namanya Rara ".

Edam : " Bu Vina , guru apa itu ".

Putri : " udah nanti aja penjelasanya ayo ikut aku semuanya ".

Mereka anak - anak pun mengikuti Putri berlari .


Di tempat guru - guru .

Pak Bagas ( alat komunikasi ): " saya melihat anak - anak seperti nya mereka berhasil kabur dan mereka sedang menuju ke tempat nya Bu Vina ".

Pak Frey ( alat komunikasi ) : " baik bu Vina tolong kirimkan koordinat, mari kita kumpul ketempatnya bu Vina ".

Bu Vina ( alat komunikasi ) : " baik pak Frey ".


Di dalam organisasi cathar

Obi : " maaf kan saya bos , mereka dengan total 30 anak berhasil kabur ".

Liko ( Bos ) : " apa , bagaimana bisa ? , ".

Obi : " saya tidak tahu bos , saat saya memakai ability ku semua orang berhenti tetapi hanya ada satu anak yg selalu berhasil dari ability ini , seperti nya dia juga mempunyai ability yg sama seperti ku ku rasa , saya kurang yakin sih ".

Liko ( bos ) : " ughhh , Sialan , kau tahu kan seharusnya rencana yg udah ku bilang beberapa Minggu kemudian kamu ingat kan !!!.. , ugh ya sudahlah Obi kamu jaga sisa anak - anaknya yg tidak kabur itu , hellcurt , petter dan qalan ikuti aku sekarang , setidaknya mereka pasti tidak jauh dari sini ".

Obi , hellcurt , petter , qalan : " baik bos ".


Setelah berlari dari tempat organisasi Cathar itu akhirnya para anak - anak pun bertemu dengan Bu Vina .


Putri :" Bu Vina ....".

Bu Vina : " putri..., Kamu tidak apa apa kan ? , Ibu khawatir sama kamu ".

Putri : " tidak kok , ini juga gara gara rencananya edam , kita semua berhasil kabur ".

Edam : " huhh.. halo bu , saya Edam , dari ability elemen kelas Api A ".

Bu Vina : " halo edam ..., Makasih sekali ya udah mau mengajak anak - anak kabu dari tempat tersebut ".

Edam : " eh ... Tidak juga bu , ini juga aku dibantu sama putri juga kok ".

Bu Vina : " baiklah , halo anak - anak , perkenalkan nama ibu adalah Bu Vina saya adalah guru dari ability non elemen kelas berbicara pada hewan saya adalah guru wali kelas dari putri ".

Bu Vina ( alat komunikasi ) : " pak Frey mereka semua telah sampai di tempat saya ".

Bu Vina : " makasih ya Rara sudah mencari mereka ".

Rara ( lebah) : " tidak apa apa kok ".

Pak Frey dan beberapa guru lainya ( alat komunikasi ) : " baik kami juga akan segera sampai ".

Bu Vina : " baik , kita tunggu bapak kepala sekolah dan beberapa guru ke sini ya ".

Anak - anak : " baikk Bu...".


5 menit kemudian 

Bu Vina : " tuh akhirnya mereka sampai ".

Pak Frey : " hai , anak - anak , maaf ya kami datangnya lama ya ".

Anak - anak : " tidak lama kok pak ".

Pak Frey : " makasih banyak ya edam , udah mau mengajak beberapa anak untuk kabur dari organisasi Cathar itu ".

Edam : " tidak apa - apa kok , pak ".

Pak Frey : " baik mari kita pulang ke sekolah ".

Pak Aidan : " tapi kan pak kita pulang nya gimana ini kita semua ada 37 orang , walaupun kita menghubungi Bu rosa , kan ga mungkin bisa membawa 37 orang untuk berteleportasi ".


Pak Frey : " maka dari itu , pak Bagas tahu kan mau buat apa setelah ini ".

Pak Bagas : " tentu saja pak Frey ".


Tiba tiba muncullah sebuah bis yg lumayan besar . Ternyata bis itu dibuat oleh pak Bagas , guru dari ability campuran yg ability nya yaitu bisa membuat sebuah kendaraan dari dalam pikirannya.


Anak anak terkagum karena menlihat bis yg lumayan besar itu dalam sekejap .


Pak Frey : " mau apalagi , ayo buruan masuk anak - anak " 

Anak - anak pun masuk ke dalam bis tersebut .

Pak Frey : " pak Bagas ayo mulai jalankan bisnya ".

Pak Bagas : " siap pak , mari anak - anak kita pulang ke sekolah ".


Chapter 20 Menonton Film

Setelah kepergian kepala sekolah dan 6 guru lainya

Sesudah sahabatnya pergi ke perpustakaan mereka pergi ke bioskop untuk menonton film .

Di bioskop

Hestia : " gila rame banget sumpah ".

Khandra : " iya rame banget dah , yah karena ga ada pelajaran jadi pada kesini semua ".

Belvina : " ya udah ayo buruan kita antri ".

Galen , Hestia dan khandra : " ok ".

Galen : " tapi kita mau nonton film apa ".

Hestia : " hemm apa ya ".

Khandra : " film Horror lah , seru pasti ".

Belvina : " tapi aku takut film Horror , aku lebih suka kartun ".

Khandra : " ga mau , sudah biasa kalo kartun , ayo sekali - kali Horror ".

Belvina : " enggak , mau kartun ".

Hestia tertawa karena tingkah laku khandra dan belvina.

Hestia : " dilihat - lihat kalian cocok sumpah ".

Belvina : " ih apaan sih Tia ".

Khandra : " iya tuh ".

Mereka berdua pun tersipu malu karena pembicaraan Hestia .

Hestia : " hmm , kalo gitu Galen kamu tentuin kita mau nonton film ".

Galen : " knp gw lagi dah , ughh.. ya udah , hmmm nonton film ...".

Khandra : " Len , nonton Horror pls ...".

Belvina : " jgn , nonton kartun aja Galen , plss....".

Galen pun binggung memilih untuk nonton film apa .

Galen : " Tia , tolong aku ...".

Hestia : " bagaimana jika kalian suit aja ".

Belvina dan khandra : " oke ".

Mereka pun suit dan yg menang adalah khandra , karena belvina mengeluarkan kertas sedangkan khandra menggunakan gunting .

Khandra : " yay , aku menang ".

Belvina pun terpaksa untuk menonton film Horror. 

Galen : " ini udah sampai bagian depan aku pesan ya tiketnya ".

Hestia : " iya len ".

Galen pun sampai di depan kasir dan mengambil 4 tiket untuk film Horror .

Khandra : " kita dapat kursi dan jam berapa ".

Galen : " sabar dong , kita dapat jam 10.00 , kursinya 35 ,36, 37 dan 38".

Belvina : " sekarang jam berapa ".

Hestia : " masih jam 09.00 ".

Khandra : " masih 1 jam lagi nih ".

Galenn : " yeah , jadi mau gimana ?".

Hestia : " bagaimana kita makan dulu ".

Belvina : "ide bagus".

Khandra : " kalo begitu ayo kita ke kantin ".


Mereka berempat pun menuju ke kantin sembari menunggu jam tayang bioskop .

Kantin 

Bu kantin : " mau pesan apa nak ".

Khandra : " hemm saya mau pesan nasi gorengnya Bu ".

Hestia ': " saya pesan lalapan ayam ".

Belvina : " saya mau nasi goreng nya Bu ".

Galen : " saya pecel aja ya Bu ".

Bu kantin ;" oke nak ditunggu makanan ya ".


Mereka berempat pun menuju ke bangku di kantin dan menunggu makanannya.


20 menit kemudian makananya pun datang .

Bu pelayan : " ini makanan yg kalian pesan , terimakasih sudah mau menunggu".

Mereka pun langsung memakan makanannya.


Galen : " aku kenyang banget , ga bisa gerak nih ".

Khandra : " ih , ayoo... Buruan kita nonton filmnya , ini udah jam 9.35 "

Hestia : " ok ayo ".

Belvina : " tunggu dulu , kita ambil beberapa jajan untuk di bawa ke dalam bioskopnya ".

Galen : " jajan , aku mau ".

Khandra : " katanya kenyang ".

Galen : " iya kenyang tapi kenyang nasi kalau jajan aku makan pasti ga kenyang - kenyang ".

Khandra : " alasan , ya udah lah ayo ke minimarket sekolah ".


Mereka pun menuju ke minimarket untuk membeli beberapa camilan. Kemudian mereka pun kembali menuju ke bioskop.


Pengawas bioskop :" ayo , silahkan masuk , filmnya akan segera di mulai ".


Mereka menuju ke bapak pengawas itu.

Khandra : " pak ini tiket saya bersama teman-teman ".

Pengawas bioskop : " ok mana saya lihat dulu , hmm Film Horror ya , ok silahkan menuju ke bioskop ruang 3 nya ".

Khandra : " makasih pak ".

Mereka segera menuju ke bioskop ruang 3.

Galen : " sumpah gw kagum parah sama sekolah ini , gede banget sumpah , bioskopnya aja ada 5 ruang , terus ada kolam renangnya 3 , ruang kelas nya juga ada berapa tuh , ada banyak kamar asrama juga , kalo sekolah ini ada di kota gimana ya para orang tua ".

Hestia : " shttt.. , ada banyak orang disini , nanti di dalam aja ".


Mereka pun memasuki bioskop ruang 3 dan mencari kursinya . Setelah nya akhirnya mereka duduk di kursinya .

Khandra : " gw juga kagum sih sama sekolah ini ".

Galen : " iya kamu benar ".

Belvina : " kalo misalnya sekolah ini ada di kota kita , pasti banyak orang tua nya mengincar sekolah ini pastinya ".

Hestia : " btw ini kira - kira ada jumlah siswa nya ada berapa ya ".

Galen : " ga tahu tuh ".

Belvina : " ini jumlah siswanya dari kota peace semua atau gimana ya ".

Khandra : " kayaknya enggak semua deh mungkin ada dari kota lain juga ".

Galen : " udah - udah , filmnya mau dimulai tuh ayo nonton ".

Mereka pun menonton film Horror nya.

Tiba tiba ada jumpscare , belvina kaget dan tak sengaja memeluk khandra .

Hestia : " ciee...".

Galen : " ehem.. ehem...".

Belvina : " huhh maaf khandra , gak sengaja ".

Khandra : " i..yyaa , tidak apa apppaa...".

Mereka berdua pun tersipu malu lagi karena godaan Galen dan Hestia .


Mereka pun lanjut menonton filmnya sampai akhir . Setelah keluar dari bioskop mereka pun kembali asrama untuk beristirahat sejenak . Saat jam menunjukkan pukul 04.00 . Mereka berempat pergi ke kolam renang untuk berenang dan juga ke tempat gym untuk berolahraga , malam pun tiba mereka ke kantin untuk makan malam dan kembali ke asrama masing-masing.

 khandra : " Byee , hari ini menyenangkan parah dah ,  sayang edam ga ikut ".

Galen : " iya sayang banget ga ikut dia ".

Hestia : " udah , ga usah di bahas lagi , byee juga ".

Belvina : " byee".


TO BE CONTINUED












































Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Cerita Euproshyne season 1 ( Part 5 )

 Chapter 21 Perjalanan yang tidak lancar . Setelah anak - anak yg diculik memasuki bis yg dibuat pak Bagas , mereka pun beristirahat , ada y...