ANOTHER WORLD
Chapter 1 Keluarga yg harmonis
Di suatu kota yg sangat tentram , hiduplah sepasang kekasih . Mereka sudah menikah 4 tahun yang lalu , namun mereka belum dikaruniai seorang anak . Mereka setiap hari terus berdoa kepada Tuhan agar diberikan seorang anak .
Beberapa bulan kemudian
Sepasang kekasih tersebut mendapatkan jawaban dari doanya , sang istri sangat bahagia karena telah mendengar kabar bahwa ia hamil , sehingga ia menelepon suaminya yg sedang bekerja dan mengabarkan tentang kehamilannya .
Istri : "Suamiku , akhirnya aku hamil , doa yg kita berdua dikabulkan , sekarang kita bisa menjadi orang tua ."
Suami : " apakah itu benar , akhirnya doa kita berdua dikabulkan , nanti habis aku kerja , aku akan beliin kamu hadiah , jadi nanti kamu banyak istirahat ya , "
Istri : " iya aku tahu , kok , Semangat kerja ya ".
Telepon pun ditutup .
9 bulan kemudian
Di kantor suaminya.
Suara telepon berbunyi .
Kringgg.... Krinnggg...
Telepon di angkat
Suami : " Hallo , dengan siapa ya ? "
Pihak rumah sakit : " hallo , kami disini sebagai pihak rumah sakit , apakah anda suami dari istri yg bernama ...... ?
Suami : " iya benar , ada apa ya ".
Pihak rumah sakit : " istri sekarang lagi dalam proses melahirkan , jadi mohon Bapak segera kesini untuk menemani sang istri ."
Suami : " huhhhh , melahirkan , i..iiyyyaaa , aku akan segera kesana . "
Sang suami pun langsung menemui bos dan meminta libur untuk menemui sang istri ke rumah sakit.
Di rumah sakit
Suster : " tinggal dikit lagi , dorong lagi Bu "
Istri : " Aarrgghhhh . Aghhhh , ugghhh.. "
Suara tangisan bayi pun didengar
Oeeekkkk... Oeekkk...
Suster : " selamat Bu sudah melahirkan seorang anak laki - laki yg sehat ".
Sang suster pun menaruh bayi tersebut di tempat ranjang yg tidak jauh dari ibunya.
Sang suami pun sudah sampai di rumah sakit .
Ia pun segera menghampiri istrinya dan menlihat anaknya disamping istrinya .
Suami : " nama apa yg cocok buat anak kita "
Istri : " bagaimana dengan Robby " .
Suami : " baiklah ".
[ Disini aku ( pembuat cerita ) akan Menganti kata suami dan istri menjadi ayah dan ibu .]
5 tahun kemudian , Robby tumbuh menjadi anak yg periang dan aktif , ia suka berlari - lari kadang orang tuanya pun sangat kesulitan untuk mengaturnya .
Di malam hari yg cerah , sang ayah sedang mencari udara malam dan menlihat bintang bintang di langit , karena pada saat itu langit begitu indah . Robby menlihat ayahnya yg sedang duduk di teras rumah dan menlihat langit .
Robby : " Ayah , lagi ngapain di teras rumah ? ".
Ayah : " oh , ini nak cari udara malam dan menlihat langit , ayo kesini mumpung langit ya begitu indah "
Robby menuju ke pangkuan ayahnya dan menatap langit bersama ayahnya.
Ayah : " saat kamu besar kamu mau jadi seperti apa nak ?
Robby : " maksudnya gimana yah ?"
Ayah : " ga jadi deh lupakan aja "
Robby : " ugh.. ok ".
Robby pun mulai memasuki sekolah dasar (SD) , ia pun mulai belajar membaca dan menulis dan juga ia mendapatkan teman pertamanya yaitu jack .
Di masa - masa sekolah dasar , Robby dikenal sebagai anak yg cerdas , bahkan gurunya selalu memanggilnya sang juara karena ia selalu mendapat rangking 1 . Dan Robby pun memasuki sekolah menengah pertama ( SMP ) , awalnya lancar namun semua itu tiba - tiba terhenti .
Chapter 2 kebencian
ibunya melahirkan lagi seorang anak laki - laki , dan dinamai Dale .
Karena kelahiran si Dale , orang tuanya Robby selalu memperhatikan si Dale dibandingkan si Robby . Robby mulai membenci kepada adiknya .
Di SMP
Jack : " oyy , Rob , lu knp ? , Belakangan ini lu kelihatan cemberut Mulu , ada apa emangnya ?"
Robby : " ini yah karena adikku " .
Jack : " adik ? , Wah jadi kamu sekarang sudah jadi kakak dong " .
Robby : " argghh , bukan gitu , maksudnya gw malah sering dicuekin sama orang tua gw , malahan tiap hari selalu memperhatikan adikku makanya gw sering cemberut ,"
Jack : " bukankah itu wajar , kan adik lu masih kecil sedangkan lu sekarang udah remaja jadi pastinya lebih mementingkan adikmu lah ".
Robby : " Aarrgghhhh... Berisik , bisa diam ga sih , gw bete nih jgn di bahas lagi "
Jack : " dih , ya udah aku ke kantin ae dulu , bye Rob ".
Pulang sekolah
Robby : Ayah bantuin aku kerjain tugas matematika dong , aku kurang paham nih .
Ayah : " maaf nak , ayah lagi sibuk , coba tanya ibu saja .
Robby : " ugghhh , ok ".
Robby pun menemui ibunya yg sedang bersantai di ruang tamu sambil menonton TV .
Robby : " ibu , bisa bantuin aku kerjain tugas matematika nih ? "
Ibu : " mana - mana sini ibu bantuin "
Robby menunjukkan tugasnya , namun teriakan bayi terdengar ternyata Dale kelaparan sehingga sang ibu segera menghampiri Dale dan mulai menyusuinya .
Ibu :" nanti sja deh nak , ibu ke adikmu dulu bentar " .
Robby : " tapi bu .... "
Namun sang ibu langsung menuju ke kamarnya Dale dan mulai menyusuinya .
Robby ( dalam hati ) : " arghhhhh , gw benci bat dah sama si Dale ".
Robby sejak saat itu mulai jarang belajar dan suka tawuran karena kurangnya kasih sayang kedua orangtuanya . Guru nya pun jadi pusing karena tingkah lakunya , orangtuanya genah pun juga sering dipanggil .
Guru BK : gimana ini pak , Robby sekarang suka berkelahi , ini udah kasus yg ke tujuh loh pak.
Bapak Rooby : " aduh , nanti habis ini aku akan marahi dia lagi deh "
Ibu Rooby : " aduh kok bisa gitu ya pak ? , Padahal dulu saat SD dia anak yg rajin ".
Guru BK : " aduh maaf yah pak , Bu , soalnya ini udah banyak pelanggaranya jadi kami udah tidak bisa menanggani sehingga kami putuskan untuk mengeluarkannya dari sekolah .
Bapak Robby : " lah kok gitu pak , ayo lah kasih satu kesempatan aja habis ini saya sebagai bapaknya akan mengajarinya agar tidak berkelahi "
Guru BK : " mohon maaf pak , kami tidak bisa menanganinya "
Dan Robby pun dikeluarkan dari sekolah nya karena telah banyak melakukan pelanggaran.
Di rumah
Sang ayah marah marah dan membentak - bentak kepada Robby .
Robby pun tak diam ia juga marah marah dan membentak kepada ayahnya juga , keributan itu membuat sang Dale terbangun dan menangis . Sang ibu pun segera menemui Dale dan mulai menenangkanya .
Sang ayah murka , ia pun tempeleng anaknya sehingga pipi di muka Robby merah , Ayahnya juga menyuruh Robby menuju ke kamarnya . Robby menuju kamarnya . Robby mulai memendam rasa kebencian terhadap keluarga apalagi terhadap adiknya sendiri Dale .
Chapter 3 Pembalasan
Di malam hari , Robby menyusup ke kamar adiknya , ia mencekik adiknya sendiri , adiknya menangis kesakitan , tangisan tersebut didengar oleh orang tuanya , orang tuanya pun segera menuju ke kamarnya Dale . Mereka menlihat Robby mencekik adiknya , mereka langsung memisahkan mereka , Dale hampir meninggal , untungnya mereka tepat waktu , sang ayah menarik Robby dan memukulinya di ruang tamu , ia memaki - makinya dan memarahi Robby , Robby menangis - nangis dan memanggil ibunya
Robby : " hiikkksss , hikkssss ibu , ibu.. Ayah memarahiku ".
Namun ibu tidak menanggapi tangisan Robby , ia hanya peduli terhadap dale
Sang ayah tetap memukuli anaknya dan membentak nya trs menerus .
Robby : " maafkan aku Yaah , maafkan aku , aku tidak akan mengulanginya ".
Pagi harinya , orang tua Robby mengirimkan Robby ke sebuah desa , dan menitipkan Robby kepada nenek dan kakeknya . Dan orang tuanya pun meninggalkan Robby sendirian bersama nenek dan kakeknya
Robby : " ayaaaahhhh , ibbbuuuuu , jangan tinggalkan aku disini , aku janji aku akan jadi anak yg baiiikkk , jangan tinggalkan aku disini , hiikkksss , hiikkksss "
Orang tuanya pun tidak memperdulikan ya dan pergi meninggalkan ya begitu saja .
Chapter 4 Suara misterius
5 tahun kemudian
Robby tumbuh menjadi anak SMA , sekarang ia sudah kelas 11 , ia tinggal bersama kakek dan neneknya , kejadian 5 tahun yg lalu masih tersimpan di dalam pikirannya . Ia sekarang mulai berubah berubah secara perlahan , namun dia masih tetap keras kepala dan suka marah - marah . Tapi kakek dan neneknya selalu sabar dalam mengurusnya .
Di SMA , Robby mempunyai 5 sahabat , yaitu Harry , Theo , ash , Paul dan Ben . Mereka sering nongkrong bersama .
Suatu hari mereka berenam ingin mengikuti balap liar .
Pulang sekolah
Robby : "oyy , nanti jadi gak buat balap liarnya ?".
Harry : " lah jadi dong masa enggak ".
Paul :" yah jadi "
Ash : " Yoi "
Theo : " jam berapa mulainya ?"
Ben : " jam 7 malam ? "
Mereka semua menganggukan kepala menandakan mereka setuju .
Di rumah
Robby : " kakek , nenek nanti malam aku mau pergi bareng temen - temen aku ".
Nenek & kakek : " mau pergi kemana ? jangan aneh - aneh ya , pokoknya pulangnya nanti jgn sampai kemaleman ".
Robby : " Aarrgghhhh , iya iya ".
Malam harinya
Mereka berenam melakukan aksi balap liarnya . Di tengah-tengahnya balap liar tersebut Robby menlihat sebuah kilatan cahaya dan sebuah bisikan . Bisikan tersebut yaitu -Dunia ini penuh dengan misteri - . Karena kilatan dan bisikan tersebut Robby tidak fokus mengendaraikan motornya dan ia pun keluar dari jalur dan menabrak tiang pembatas dan jatuh ke tebing yg lumayan tinggi dan banyak sekali pohon - pohon yg lebat dan tinggi .
Chapter 5 Sebuah kecelakaan
Tim ambulan dan polisi pun menuju ke KTP tempat terjadinya kecelakaan .
Sedangkan di rumah orangtuanya , ibunya sedang mencuci piring dan tak sengaja ia menjatuhkan piring .
Dale umur 5 thn : "ibu , tidak apa - apa ? "
Ibu : " tidak apa apa kok hanya kepeleset aja tangan nya ibu jadi jatuh deh piringnya "
Ibu (dalam hati ) : hem kenapa firasat ku buruk ya , apakah ada hal buruk yg terjadi ، gimana ya keadaan Robby , aku harap ia sekarang sehat dan menjadi lebih baik dari sebelumnya ".
Polisi trs mencari - cari si Robby namun mereka belum menemukan nya karena waktu sudah mulai terasa gelap pencarian tersebut terpaksa diberhentikan dan dilanjutkan pada esok harinya .
Ternyata Robby masih hidup .
Robby sedikit membukakan matanya , ia terasa kesakitan , ia mulai merangkak - rangkak dan meminta pertolongan namun teriakanya tidak terdengar oleh siapa - siapa dan ia jatuh pingsan tak sadarkan diri namun sebelum ia jatuh pingsan ia mendengar suara bisikan itu lagi - dunia ini penuh misteri -.
Pagi harinya polisi melakukan pencarian dan pencarian mereka berhasil . Polisi menemukan Robby berada di bawah pohon beringin , polisi mengecek nafas Robby dan ternyata Robby masih hidup , mereka pun segera menelepon ambulan . Dan Berita ini masuk ke tv. Ambulan ya datang terlambat karena jalanan yg begitu sempit dan juga banyak pohon pohon sehingga untuk mengevakuasinya sangat susah .
Sang ibu pun tidak sengaja menonton berita tersebut di tv .
Ibu Robby :" aduh kasihan sekali anak itu , apakah dia masih hidup yah ."
Nenek dan kakeknya pun khawatir karena Robby tidak pulang ke rumah , sehingga mereka menanyakan kepada salah satunya temanya yaitu Harry .
Kakek & nenek : " apakah kamu tahu Robby dimana ? "
Harry pun mulai binggung menceritakanya , namun akhirnya Harry menceritakan kejadian yg sebenarnya dan
Seketika kakek dan neneknya hampir saja pingsan mendengar keadaan Robby . Mereka pun menelepon sang ibu Robby dan menceritakan ya kepadanya .
Ibunya pun shock dan menceritakan nya kepada suaminya (ayah Robby ) , ayah Robby kiranya hanya bercandaan namun ternyata itu adalah kenyataan dan mereka semua pun pergi menuju rumah sakit tempat Robby berada.
Mereka pun sampai ke rumah sakit Robby berada , mereka menlihat Robby yg dipasangkan kabel - kabel , ia tidak sadarkan diri , sang ayah menanyakan ke dokter dan dokter menjelaskan bahwa sang anak ( Robby ) mengalami koma .
Teman - temanya pun segera meminta pertolongan dan menelepon ambulan dan polisi.
TO BE CONTINUED
Tidak ada komentar:
Posting Komentar