Chapter 21 Perjalanan yang tidak lancar .
Setelah anak - anak yg diculik memasuki bis yg dibuat pak Bagas , mereka pun beristirahat , ada yg tidur ada yg masih berbicara sama temannya , ada juga yg mendengarkan musik dan juga ada yg menonton film . Di bis nya dibuat pak Bagas sungguhlah canggih , disana terdapat AC , ada juga layar ipad di setiap kursi sehingga kita bisa menonton film , main game maupun mendengar kan musik , tak lupa pak Bagas juga memikirkan tentang camilan sehingga di setiap kursi juga terdapat beberapa camilan , kursinya juga empuk dan kursinya bisa berubah menjadi kasur untuk tidur , bisnya sungguh sangat besar dan luas .
Edam ( dalam hati ) : " gila canggih bener sumpah nih bis , udah kyk transportasi masa depan , tapi kenapa pak Bagas ga buat pesawat aja , seharusnya kan lebih cepat ".
Di tengah perjalanan , mereka kedatangan beberapa orang , ternyata ia adalah bos dari organisasi Cathar tersebut bersama dengan anak buahnya.
Bos ( Liko ) : " hahahaha , kamu pikir kalian bisa kabur dengan mudah , padahal aku udah kasih waktu 2 hari untuk berpikir , ternyata kalian berpikir untuk kabur ya ".
Hellcurt : " bos gimana ini ".
Bos ( Liko ) : " tunggu perintah saya ",.
Hellcurt : " baik ".
Di dalam bis
Pak Bagas : " pak Frey , gimana ini kita dicegat sama organisasi cathar ".
Pak Frey : " saya yang akan turun , pak Bagas ".
Pak Bagas : " bapak yakin mau turun , sangat berbahaya kalo turun sendirian ".
Pak Aidan : " Saya juga ikut pak Frey ".
Pak Frey : " baiklah , pak Aidan , pak Dani dan pak Harry ikut saya , Bu Reyna , Bu Vina dan pak Bagas di dalam bis saja , jagain anak - anak ."
Pak Bagas , Bu Reyna , Bu Vina : " baik ".
Pak Aiden : " akhirnya , bisa mengeluarkan kekuatan juga , udah gatal ini tangan saya ".
Pak Harry : " hehehe ... , Menarik ".
Pak Dani : " saya siap kapan pun pak Frey ".
Pak Frey : " baiklah mari turun ".
Mereka berempat pun turun dari bis dan menuju Liko ( bos ) beserta anak buahnya.
Liko ( bos ) : " akhirnya turun juga ya , hahaha , saya kira kalian mau lanjut kabur .....".
Pak Frey : " walaupun kami tetap kabur , kalian juga akan tetap mengejar kami kan "
Liko ( bos ) : " hahahaha ... Itu benar sekali , jadi tunggu apa lagi mari kita bertarung , kamu tidak lupa kan pembicaraan kemarin , kali ini saya tidak akan memberi ampun lagi "
Liko pun menyuruh anak buahnya menyerang berpencar satu lawan satu .
Liko (bos) : " hellcurt kamu lawan yang paling kanan , Peter lawan yang kiri , dan qalan lawan sebelah kirinya lawanya hellcurt dan saya yang akan mengurus satu ini ".
Peter , qalan , hellcurt : " baik bos ".
Pak Harry : " hem.. pembicaraan kemarin ? , Pak Frey , emangnya bapak tadi bertemu kah sama bosnya ".
Pak Frey : " shttt ... Nanti saya jelaskan , mari kita fokus terlebih dahulu , pak Aidan kamu lawan hellcurt ya , pak Harry lawan yang kiri , dan pak Dani lawan yang kanan , biar saya yang lawan bosnya ".
Pak Harry , pak Dani , dan pak Aidan :" okay ".
Pertarungan pun dimulai , hellcurt melawan pak Aidan , Peter melawan pak Dani , qalan melawan pak Harry dan Liko ( bos ) melawan pak Frey . Mereka pun mulai mengeluarkan abilitynya masing - masing .
Pak Aidan : " Rasakan api panas ini , fire ball ".
Hellcurt : " hahaha tidak kena " .
Pak Aidan : " sialan , bagaimana dengan skill ku yang ini ".
Pak Aidan pun membuat sebuah pedang dari api dan berlari menuju hellcurt namun hellcurt menggunakan skill nya yang membutakan penglihatan pak Aidan , alhasil pak Aidan tidak bisa menlihat dengan jelas , hellcurt pun menyerang nya Bertubi - tubi .
Di sisi lainnya pak Harry dan pak Dani juga kesulitan menyerang anak buah dari organisasi cathar tersebut.
Pak Frey : " pak Aidan .... , Pak Harry.... , pak Dani ....!" , Aghh sialan kau Liko ( bos )
Liko ( bos ) : " kenapa kamu tidak menyerang ku , apa kau takut , atau jangan - jangan lagi mikirin anak - anaknya , hahaha , tenang aja enggak ku apa - apain kok .
Pak Frey ( alat komunikasi ) : " pak Bagas , Bu Vina , Bu Reyna , dengar suara saya , di luar keadaanya lagi ngenting ini , bisakah kalian meminta bantuan ke sekolah , setidaknya anak - anak aman bisa kembali ke sekolah , tinggalkan kami juga ga papa , priotas utama kita adalah menjemput anak - anak kembali ke sekolah . Biarkan kami yang mencegat 4 orang ini ."
Pak Bagas ( alat komunikasi ): " tapi pak ...".
Pak Frey( alat komunikasi ) : " tidak ada tapi - tapi , ini demi keselamatan anak - anak ".
Bu Vina ( alat komunikasi ) : " baiklah saya akan mengirimkan sinyal bantuan ke sekolah ".
Bu Reyna ( alat komunikasi ) : " baik saya akan segera memberi tahukan info ini ke anak - anak ".
Pak Frey ( alat komunikasi ) : " jangan Beritahukan mereka Bu Reyna , takutnya mereka menjadi khawatir , cepat lah pak Bagas , ubah bis tersebut menjadi pesawat ".
Pak Bagas ( alat komunikasi ) : " ta..pi.. arghh baiklah , maafkan saya pak Frey , saya harus meninggalkan kalian berempat disini ".
Pak Bagas pun mulai merubahkan bisnya menjadi pesawat dan menerbangkannya .
Di dalam bis
Pemberitahuan , bis ini akan diubah menjadi pesawat dalam hitungan ke sepuluh , tolong duduk dengan rapi dan ikatkan ikat pinggang dengan benar , 10 , 9 , 8 , 7 , 6 , 5 , 4 , 3 , 2 , 1 . Perubahan selesai. Tolong sekali lagi ikatkan ikat pinggang dengan benar pesawat sebentar lagi akan terbang dalam hitungan 10 detik lagi . 10 , 9 , 8 , 7 , 6 , 5 , 4 , 3 , 2 , 1 .
Anak - anak yang tidur pun kaget setelah mendengar pemberitahuan , segera mereka pun langsung terbangun dan mengikatkan ikat pinggang , putri pun ikut terbangun dari tidurnya , ia langsung mengikuti arahan dari pemberitahuan dan juga dari arahan bu Reyna .
Putri : " apa yang sedang terjadinya ? , Ya udahlah ikuti aja arahan nya , tapi ini beneran jadi peswat yah , keren banget dah ability , jadi pengen deh " .
Dalam 10 detik pun akhirnya bis tersebut diubah menjadi pesawat dan mulai terbang . Akhirnya mereka pun terbang meninggalkan pak Aidan , pak Harry , pak Dani dan pak Frey .
Chapter 22 . Mari bertarung .
Liko ( bos ) : " suara apa itu , pesawat ? , Beraninya Kalian kabur lagi ".
Pak Frey : " maaf , tapi engkau harus tetap disini . pak Aidan , pak Dani dan pak Harry , mari kita bertarung ".
Pak Aidan : " hehe .... Akhirnya bisa bertarung dengan serius"
Pak Harry : " sudah kutunggu perintahmu pak Frey ".
Pak Dani : " akhirnya bisa bertarung lagi , udah lama ini saya ga bertarung ".
Mereka bertiga akhirnya mengeluarkan skill yang sebenarnya , diketahui ternyata mereka bertiga adalah trio fighter , sebuah julukan untuk orang - orang Yang terkenal suka bertarung dan tentu juga kuat . Mereka pun menyerang kembali anak buah bos Liko tersebut dengan seragan yang mematikan .
Liko ( bos ) : " APA YANG SEDANG TERJADI ? Arghh sialan ".
Sang bos pun membuat iblis dan monster - Monster kecil untuk mengejar peswat tersebut .
Pak Frey : " kenapa Liko , kau gelisah ya , maaf ya Hahaha , ayo sini mari kita bertarung dengan serius ".
Liko ( bos ) : " beraninya ya kau , rasakan ini skill pengendali pikiran ku , the mind control ativate ".
Pak Aidan , pak Harry dan pak Dani : " Tidakkk...!! , pak Frey... !!!".
Liko ( bos ) : " Diamm Kalian semua!! , Cepat angkatkan tangan kalian ke atas , hellcurt , qalan , Peter cepat ikatkan tangannya , mari kita pulang , udah ku kirimkan iblis dan monster - Monster untuk mengejar anak - anak itu ".
Hellcurt , Peter , qalan : " baik bos ".
Liko ( bos ) beserta anak buahnya pun kembali ke markas dengan membawa pak Frey , pak Aidan , pak Harry dan pak Dani yang pikirannya berada dalam kendali sang bos Liko .
Di dalam pesawat
Putri : " Bu Vina , pak Frey dan guru lainnya kemana ? " .
Bu Vina : " itu .. Hmmm... Me..re..ka .. , oh ya mereka ada urusan jadi nanti mereka akan telat untuk pulang nya
Putri : " hmm .. mencurigakan .. ".
Bu Reyna : " iya benar kok kata Bu Vina , mereka lagi ada urusan mendadak ".
Putri : " eh gitu ya , okay ".
Bu Vina ( dalam hati ) : " fiuhh , kuharap mereka berempat baik - baik saja ".
Anak - anak disana lanjut beraktifitas kembali sama seperti biasanya . Ada yg lanjut tidur , bermain game , mendengarkan musik dan sebagainya.
20 menit kemudian
Pak Bagas menlihat sebuah titik aneh di dalam Radarnya .
Pak Bagas ( alat komunikasi ) : " Bu Vina , saya menlihat titik aneh di radar , bisakah Bu Vina mengecek apakah titik aneh tersebut ".
Bu Vina ( alat komunikasi ) : " baiklah ".
Bu Vina : " putri , saya ke depan dulu ya , dipanggil sama pak Bagas ".
Putri : " baiklah ..".
Bu Vina pun menuju ke area pilot untu menemui pak Bagas.
Pak Bagas : " tolong ya Bu , bisa di cek apakah itu ".
Bu Vina : " baiklah .., hmm ku panggil siapa ya , soaly kan ini di atas langit , enggak mungkin saya panggil kan Rara ".
Pak Bagas : " terserah ibu aja dah ".
Bu Vina : " okay , ku panggil elangku aja , Jack .."
Bu Vina ( bahasa elang ) : " Jack bisakah kamu memeriksa apakah ada sesuatu yang mendekati pesawat ini ".
Jack ( elang ) : " baik ".
Bu Vina pun mengirimkan Jack si elang untuk menyelidiki titik aneh tersebut .
Beberapa menit kemudian
Jack pun kembali ke Bu Vina
Jack ( elang ) : " saya kurang tahu sih iti apa tapi saya menlihat sekumpulan iblis dan monster menuju ke sini ".
Bu Vina : " HAH AAPPAAA....!!"
pak Bagas : " Kenapa Bu Vina , bikin kaget aja , teriak gitu ".
Bu Vina : " i.nnii.. paa..k... Katanya .. a..ddaa .. sekumpulan iblis dan monster menuju ke sini ".
Pak Bagas : " bicara apa sih Bu , ini aja aman kok , jangan bercanda deh ".
Bu Vina : " saya tidak bercanda pak ... ".
Darurat - darurat , sekumpulan iblis dan monster sedang menuju kesini .
Bu Vina : " tuh kan benar gimana ini pak ".
Pak Bagas : " kamu benar Bu , hehehe maaf tadi kurang mempercayai pembicaraan nya tentang sekumpulan iblis dan monster ".
Bu Vina (alat komunikasi ) : " bu Reyna , bisa dengar , keaadan darurat , ada sekumpulan iblis dan monster menuju ke sini , kayaknya itu dari skill nya bos organisasi cathar itu , tolong jaga anak - anak ya untuk tidak panik ".
Bu Reyna (alat komunikasi ) : " baik ".
Pak Bagas : " kalau begini terus , bisa - bisa iblis dan Monster tersebut sampai , dan terpaksa harus melakukan pendaratan darurat ".
Bu Vina : " arghh ... Bentar pak saya minta bala bantuan di sekolah dulu ".
Pak Bagas : " okay ".
Chapter 23. Bala bantuan
Di sekolah .
Bagian staff keamanan .
Staff keamanan : " hahh, enak banget dah kopinya , oke mari kita lihat apa ada sesuatu yang aneh disini ".
Staff itu memeriksa keamanan di sekolah tersebut menggunakan komputer.
Pemberitahuan , ada SMS masuk , harap dibuka .
Staff keamanan : " hem SMS , tumben banget ada SMS yang masuk , oke mari lihat isinya ".
Isi SMS
Bu Vina : " tolong kirimkan beberapa bantuan ke sini , kami membutuhkan beberapa guru , soalnya ini ada keadaan genting , kami berhasil membawa 30 total siswa namun saat perjalanan pulang kami di cegat sama organisasi jahat . Pak Frey , pak Aidan , pak Harry dan pak Dani kami tinggalkan untuk menahan para organisasi jahat , tolong selamatkan mereka , ini titik koordinat kami ( x: 23500 y: 50 z:15973 ) atau lebih tepatnya 500 km arah timur laut ".
Staff keamanan : " ini mah keadaan darurat banget , oke saatnya nyalakan sinyal darurat ".
Pengumuman - pengumuman , harap guru - guru dsn staff berkumpul di ruang meeting sekarang juga , untuk anak - anak harap kembali ke asrama masing - masing , sekian terima kasih.
Di kantin
Hestia : " hemm pemberitahuan ? ".
Bellina : " ada apa Tia ? ".
Hestia : " enggak aku hanya penasaran sih pemberitahuan nya itu apa , soalnya itu guru - guru dan staff mereka mau meeting ".
Galen : hmm , entahlah ".
Khandra : " mungkin mau bahas anak - anak yang diculik ".
Hestia : " yah sama mikirnya juga gitu , apa si Galen baik - baik saja ya ".
Khandra : " CIEe , mikirin Galen ".
Hestia : " apaan sih khandra ".
Belvina : " ehem ... , Cieee , kangen ya Tia sama Galen ".
Hestia : " ih kamu ngapain ikut - ikutan juga belvi ".
Belvina : " soalnya seru sih ngerjain kamu ".
Galen : " udah - udah , kita disuruh kembali ke asrama nih , Byeee ya Tia dan belvi , ayo ndra balik ke asrama ".
Khandra : " okay , byee ya Tia dan belvi ".
Hestia : " byee juga ".
Belvina : " byee semuanya , ayo Tia balik ke asrama ".
Hestia : " ok ".
Di ruangan meeting
Staff keamanan : " makasih udah mau datang di ruangan meeting ini , daripada kelamaan , saya langsung ke intinya aja , seperti biasa saya selalu memeriksa keamanan di ruangan saya , namun saya mendapatkan SMS dari Bu Vina , ini SMS ya kalian bisa lihat sendiri isinya di layar projektor ini ".
Isi SMS
Bu Vina : " tolong kirimkan beberapa bantuan ke sini , kami membutuhkan beberapa guru , soalnya ini ada keadaan genting , kami berhasil membawa 30 total siswa namun saat perjalanan pulang kami di cegat sama organisasi jahat . Pak Frey , pak Aidan , pak Harry dan pak Dani kami tinggalkan untuk menahan para organisasi jahat , tolong selamatkan mereka , ini titik koordinat kami ( x: 23500 y: 50 z:15973 ) atau lebih tepatnya 500 km arah timur laut ".
Staff keamanan : " kurang lebihnya seperti gitu , jadi siapa yang akan pergi dan berapa orang yang akan pergi ?".
Bu Claire : " hem , aku ikut ".
Bu rosa : " kalau begitu saya juga ikut ".
Bu Claire : " baiklah berarti pak Wiliam kamu disini aja , bertanggung jawab sama anak - anak ".
Pak Wiliam : " baik ".
Bu Claire : " yang lain ? ".
Pak Tino : " saya ikut ".
Pak Harto : " saya juga ikut ".
Bu Claire : " berempat saja ? , Tambahin satu orang lagi , yang mau silahkan ".
Pak Ray : " baiklah saya berkenan ikut ".
Bu Claire : " baiklah kalo begitu , ayo langsung saja pergi ".
Mereka berlima pun segera pergi menuju titik koordinat tersebut . Namun sebelum mereka keluar dari ruangan meeting , terdengar alarm pemberitahuan .
Bu Claire : " alarm apa itu , coba buka ".
Staff keamanan : " baik ".
Muncullah sebuah video yang berada di pesawat .
Bu Vina : " cepat kirimkan bala bantuan , kami dikejar segerombolan iblis dan monster , dan juga tolonglah pak Harry , pak Dani , pak Frey dan pak Aidan , koordinat kami sekarang ( x: 19000 y: 200 z: 13547 ) atau lebih tepatnya 430 km arah timur laut .
Setelah melihat video tersebut mereka pun segera bergegas menuju Koordinat baru tersebut.
Setelah keluar dari sekolah
Bu Claire : " baik , sekarang kita pergi naik apa , didalam video itu kan berada dalam pesawat ".
Pak Harto : " naik ini aja ".
Bu Claire : " apa itu ".
Pak Harto : " tapi sebelum itu mari agak menjauh dari sekolah ".
Pak Tino : "emangnya kenapa ? "
Pak Harto : " ada deh ".
Mereka pun berjalan menjauh dari gerbang sekolah .
Pak Harto : " udah lumayan jauh nih , tolong kalian menjauh ya ".
Pak Harto pun mulai membacakan mantra .
Tiba tiba muncullah sebuah naga yang sangat besar .
Guru - guru pun kaget .
Bu Claire : " pak Harto i..nnii bee..nneerraaannn aa..maa..n kah ? ".
Pak Harto : " aman kok , nih lihat ya ".
pak Harto pun menyuruh naga itu untuk memberi salam kepada mereka .
Pak Harto : " gimana amankan ".
Pak Ray : " fiuhh , bikin kaget beneran deh , dulu aku lihat kamu ga pernah sama sekali menjinakkan monster deh .
Pak Harto : " itu kan dulu setelah lulus aku ya berpetualang sambil menjinakkan monster - Monster , Ayo tunggu apa lagi mari naik ".
Mereka pun naik ke atas pun ggung naga dan terbang menuju titik koordinat .
Chapter 24. Perjalanan
Pak Tino : " tinggi sekali ".
Bu Claire : " emangnya kenapa ?"
Pak Tino : " sebenarnya saya takut ketinggian ".
Bu rosa :" hahaha , masa sih baru tahu saya ternyata pak Tino takut Ketinggian ".
Pak Tino : " diam kamu ".
Bu rosa : " heheheh maaf ".
Bu Claire : " masih lama kah pak Harto ".
Pak Harto : " masih Lumayan jauh ".
Pak Ray : " masih kurang lebih 150 km lagi ".
Mereka masih terus melanjutkan perjalanan.
Balik lagi pada keadaan anak - anak .
Pak Bagas : " gimana Bu Vina , kapan bala bantuan nya datang ?".
Bu Vina : " belum tahu tapi sepertinya mereka juga masih di tengah perjalanan ".
Pak Bagas : " ini tidak lama lagi monster dan iblis ini akan segera datang ".
Bu Vina : " aduh , gini aja pak naikan kecepatan pesawat ".
Pak Bagas : " tapi kalo di naikkan anak - anak akan terganggu dengan suaranya ".
Bu Vina : " tambahin ini aja peredam suara ".
Pak Bagas : " oh iya , ok akan kucoba ".
Bu Vina : " gimana udah ? ".
Pak Bagas : " udah , baik mari tambahkan kecepatan nya lagi ".
Setelah 10 menit kemudian .
Bu rosa : " lihat itu , bukankah itu pesawat ?".
Bu Claire : " ayo cepat pak Harto ".
Bu rosa : " saya duluan ya , Byeee.. ".
Bu rosa pun Teleport ke pesawat tersebut .
Pak Harto : " sabar Bu , bentar lagi ".
Bu Vina : " eh pak Bagas , itu didepan ada naga ".
Pak Bagas : " huh , jangan bilang monster dan iblis itu udah datang ".
Bu rosa : " hai ".
Mereka berdua pun menoleh menlihat sumber suara itu .
Bu Vina : " eh Bu rosa , bikin kaget saja , kapan datangnya ".
Bu rosa : " barusan ".
Pak Bagas : " huh Teleport sejauh itu ?
Bu rosa : " Kagak lah naik naga , sebentar lagi mereka juga datang .
Pak Bagas : " owh naga yang di depan itu kah ? ".
Bu Vina : " emangnya ada kah yang bisa menjinakkan monster seperti naga itu ".
Bu rosa : " iya ada kok
Balik kembali kepada bala bantuan .
Pak Harto : " dikit lagi sampai , tapi bagaimana caranya kita masuk ke pesawat ".
Pak Tino : " iya juga ya , saya tidak mau terjun bebas ".
Bu Claire : " bentar saya kasih kode dulu ".
Pak Bagas melihat kode yang dibuat bu Claire , pak Bagas pun mulai menurunkan kecepatan dan bersiap untuk mendarat .
Pemberitahuan , kencangkan sabuk pengaman , pesawat ini akan segera mendarat , sekali lagi kencang kan sabuk pengaman karena pesawat ini akan segera mendarat.
Anak 1: " udah sampai kah ? ".
Anak 2 : " tidak tahu ".
Anak - anak pun mulai mengencangkan sabuk pengaman dan duduk dengan tenang .
Pesawat pun mulai mendarat secara perlahan.
Pemberitahuan , pesawat akan berubah kembali menjadi bis , 3....2....1.... Perubahan dimulai .
Pesawat itu pun kembali menjadi bis .
Bu Claire : " udah ku sampaikan codenya , mereka udah berada di bawah , ayo pak turun ".
Pak Harto : " baik ".
Para guru - guru yang menaiki naga pun mulai turun dengan perlahan.
Putri : " apa yang sedang terjadi bu ? Mengapa kitaMendarat ? , Bukankah sekolah kita masih jauh ? ".
Bu Reyna : " Bu guru juga tidak tahu ".
Bu Reyna ( alat komunikasi ) : " pak Bagas ? , Kenapa kita mendarat ? ".
Pak Bagas (alat komunikasi ) :" hmm , ini bala bantuan udah sampai , lagi pula monster tersebut juga udah mulai dekat , mau tidak mau kita harus membunuh Monster dan iblis tersebut".
Bu Reyna ( alat komunikasi ) : " apakah bala bantuan udah datang ? Bagaimana bisa kita mengalahkannya jika tidak ada bala bantuan ".
Pak Bagas ( alat komunikasi ) : " mereka akan segera datang kok ".
Bu Reyna ( alat komunikasi ) : " baiklah , terus apa yang harus saya lakukan ?".
Bu Vina ( alat komunikasi ) : " bu Reyna , tetap jagain anak - anak saja , jangan biarkan mereka turun dari bis ini ".
Bu Reyna ( alat komunikasi ) : " baik ".
Tiba - tiba putri teriak
Putri : " aaaaahhh !!!! aa...paaa.. itu !!! ".
Anak - anak pun mulai melihat ke arah jendela yang ditunjuk ke putri , mereka melihat sebuah naga yang besar sedang menghampiri mereka .
Mereka ketakutan , keadaan pun mulai panik , bu Reyna juga kebingungan apa yang sedang terjadi , namun tetap santai dan menenangkan anak - anak .
Bu Reyna ( alat komunikasi ) : " pak ? , Itu apa yang diluar , seekor naga ? , Apakah monster dan iblis itu udah sampai ?".
Pak Bagas ( alat komunikasi ) : " tenang bu , itu adalah bala bantuan yang segera tiba ".
Bu Reyna ( alat komunikasi ) : " emangnya ada orang yang bisa menjinakkan monster sebesar itu ".
Pak Bagas ( alat komunikasi ) : " tidak tahu , maka dari itu kita tunggu bala bantuan itu tiba ".
Bu Reyna ( alat komunikasi ) : " baik , oh ya bisa minta tolong , ini anak - anak mulai panik karena melihat naga tersebut ".
Bu Vina ( alat komunikasi ) : " baiklah saya akan membantu ".
Pak Bagas : " oh ya Bu rosa ".
Bu rosa : " iya kenapa ?".
Pak Bagas : " itu naganya beneran amankan ?
Bu rosa : " aman kok , saya aja tadi naik ke punggungnya ".
Bu Vina : " bu rosa , bisa minta tolong ?".
Bu rosa : ' minta tolong apa bu Vina ?".
Bu Vina : " kata Bu Reyna , bisa bantu untuk menenangkan anak - anak di dalam ".
Bu rosa : " hmm bisa ,saya Teleport ke dalam dulu ya ".
Pak Bagas : " tunggu !! , Bu Vina apa masih ada alat komunikasi nya ?".
Bu Vina : " bentar , alat komunikasi nya kan di tasnya pak Frey ".
Pak Bagas : " itu tasnya pak Frey ada di bawah tempat duduk nya Bu Vina ".
Bu Vina : " ok saya cari dulu ya Bu rosa ".
Bu Vina pun mencari alat komunikasi dari dalam tas tersebut .
Bu Vina : " ketemu ", ini bu rosa , dipakai buat bisa ngobrol jarak jauh nanti ".
Bu rosa pun mengambil alat itu dan langsung Teleport ke tempatnya anak - anak.
Di tempat anak - anak
Bu Reyna : " tolong tenangnya anak - anak ".
Bu rosa sampai di tempat anak - anak . Bu rosa pun mencari Bu Reyna .
Anak 5 : " aahhhh , ada naga ....".
Anak 7 : " gimana ini ?".
Anak 13 : " apakah kita bisa selamat ?".
Bu rosa melihat anak - anak yang sedang kepanikan , Bu rosa pun berteriak .
Bu rosa : "DIIAAAMMM....!!"
Semua anak - anak pun diam mendengar suara tersebut .
Bu rosa : " tenang anak - anak , naga itu tidak berbahaya kok, itu adalah bala bantuan yang akan tiba membantu , jadi tenangnya , kembali duduk di tempat masing - masing , ok ".
Anak - anak pun mulai kembali ke tempat masing - masing , dan kepanikan pun mulai reda.
Bu Reyna : " bu rosa ? , Kapan datangnya?".
Bu rosa : " barusan sampai , tadi lagi di tempat pilot dulu , terus dimintakan untuk bantu Bu Reyna deh ".
Bu Reyna : " owh begitu ".
Chapter 25 Membasmi para monster dan iblis
Di sisi bala bantuan .
Pak Harto : " dikit lagi kita akan sampai ".
Beberapa menit akhirnya mereka mendarat . Mereka pun mulai menuju bis dan menemui bu Vina .
Bu Claire : " ayo ...".
Mereka pun akhirnya sampai di depan pintu bis , mereka pun mulai mengetok pintu tersebut . Pak Bagas yang melihat bala bantuan tersebut mulai membuka kan pintu ".
Mereka akhirnya menemui anak - anak dan guru - guru lainya .
Bu Claire : " mohon perhatian nya , selamat siang anak - anak , kami adalah bala bantuan yang akan membantu kalian ya , pekenalkan nama ibu adalah Bu Claire , guru dari ability elemen cahaya kelas A. " , Disamping kanan ibu ada pak Harto , guru dari ability campuran, naga yang kalian lihat adalah ability dari pak Harto yaitu menjinakkan monster .
Pak Harto : " hai anak - anak , salam kenal ya ".
Bu Claire : " Di samping kanan pak Harto ada pak Tino , guru dari ability non elemen kelas terbang , walaupun bisa terbang dia sebenarnya takut ketinggian Lo ".
Pak Tino : " eh apaan sih Bu Claire , kok malah membongkar aib saya ".
Bu Claire : " hehehe maaf - maaf , baik lanjut disamping kiri ibu ada pak Ray , dia adalah guru ability campuran .
Tiba tiba bu rosa pun Teleport di depan bu Claire .
Bu rosa : " oh iya lupa saya belum memperkenalkan diri ya , saya adalah Bu rosa , guru dari ability non elemen kelas seperti yang kalian lihat saya mempunyai Ability teleportasi .
Bu Claire : " eh bu rosa , bikin kaget aja , tiba - tiba teleportasi di depan saya ".
Bu rosa : " hehehehe ".
Anak 23 : " terus mengapa bapak dan ibu guru kesini ? , Bala bantuan ? , Bukanya kami baik - baik saja , ini tinggal dikit lagi sampai ke sekolah , mengapa repot - repot kemari ?".
Pak Bagas pun keluar dari daerah supir bersama dengan bu Vina
Pak Bagas : " ekhmm .. perhatian anak - anak , saya disini akan menjelaskan apa yang sebenarnya terjadi ".
Anak - anak pun mulai melihat pak Bagas dan bu Vina .
Pak Bagas : " baik jadi saya akan menjelaskan apa yang akan terjadi , saat kami dicegat oleh organisasi itu , pak Frey , pak Aidan , pak Harry dan pak Dani , turun untuk menghadapi para organisasi cathar tersebut , dan akhirnya pak Frey pun memerintahkan saya untuk pergi meninggalkan mereka , awalnya saya menolak , karena terpaksa saya pun mengikutinya sehingga saya mengubah bis ini menjadi pesawat sehingga bisa pergi dengan cepat menuju sekolah . Setelah itu di dalam pesawat muncul titik yang mencurigakan , dan diketahui ternyata itu adalah sekumpulan monster dan iblis. Akhirnya Bu Vina pun meminta bala bantuan ke sekolah untuk membantu kami untuk membasmi monster dan membantu guru - guru yang tertinggal , seperti gitu , maaf merahasiakan kepada kalian semua anak - anak".
Anak 12 : " monster dan iblis ? Tapi saya lihat - lihat tidak ada monster dan iblis yang terlihat ".
Bu Vina membisikkan sesuatu ke pak Bagas .
Pak Bagas : " mereka akan datang , siap - siap guru - guru lainya , mohon anak - anak jangan keluar dari bis ini ya ".
.
Para guru - guru pun keluar dari bis hanya bu Vina aja yang didalam menjaga anak - anak tetap aman .
Seperti yang dikatakan bu Vina monster dan iblis mulai menuju mereka , guru - guru pun bersiap pada posisi masing - masing .
Pak Bagas : " ambil ini !!",
Pak Bagas mulai memberi alat komunikasi Kepada guru - guru lainya.
Monster dan iblis pun muncul dan ingin menyerang mereka , guru - guru pun mulai mengeluarkan abilitynya , Bu Claire mengeluarkan skill cahaya agar iblis - iblis melemah , pak Bagas membuat kendaraan tempur dan memakai nya untuk membunuh Monster dan iblis , pak Harto memanggil monster - Monster yang udah dijinakkan dan menyerang monster dan iblis , pak Ray membuat senjata - senjata dari dalam imajinasinya , dan memberinya kepada pak Tino dan bu rosa , pak Tino menyerang iblis dan monster itu menggunakan senjata yang dibuat pak Ray dengan ability terbangnya , ia bisa dengan mudah menghindari monster dan iblis tersebut . Bu rosa juga membantu pak Tino menyerang menggunakan senjata nya pak Ray , dengan ability teleportasi , Bu rosa menyerang dari berbagai arah. Bu Reyna pun juga ikut membantu menggunakan ability nya yaitu hipnotis , Bu Reyna mulai menghipnotis beberapa monster tersebut untuk menyerang kawanan . Sedangkan bu Vina mengsupport mereka dengan cara memanggil beberapa hewan untuk membantu mereka , sambil menjaga anak - anak yang didalam bis.
Satu persatu monster tersebut dikalahkan hingga akhirnya muncullah bos dari kawanan monster dan bos dari kawanan iblis.
Pak Bagas ( alat komunikasi ) : " muncul juga bosnya , mari bagi menjadi 2 kelompok "
Guru - guru lainya ( alat komunikasi ) : "baik ".
Pak Bagas (alat komunikasi ) : " saya , pak Harto , bu Reyna dan bu Vina nanti kita akan menyerang bos monster , sedangkan bu Claire , bu rosa , pak Tino dan pak Ray akan melawan bos iblis.
Guru - guru lainya ( alat komunikasi ) : " siap ".
Mereka pun mulai berkumpul menjadi dua kelompok .
Bu Vina ( alat komunikasi ) : " pak Bagas yakin saya harus ikut bertarung juga ? Bagaimana dengan anak - anak ? ".
Pak Bagas ( alat komunikasi ) : " iya ga papa , ayo bu buruan sebelum bosnya itu bangkit dengan sempurna , ibu bisa serahkan ke salah satu anak untuk berjaga ".
Bu Vina ( alat komunikasi ) :" baik pak ".
Bu Vina : " maaf ya anak - anak , bu Vina harus ikut membantu guru - guru lainya untuk membasmi bos itu ".
Putri : " tapi bu , kami takut ".
Bu Vina : " putri , bisakah kau menjaga anak - anak lainya ? ".
Putri : " tapi bu ... "
Pak Bagas ( alat komunikasi ) : " ayo bu Vina , buruan ".
Bu vina ( alat komunikasi ) : " okay ".
Bu Vina : " maaf ya putri , ibu akan segera kembali , tolong anak - anak ikuti perintah dari putri ya , jangan keluar dari bis , karena sangat berbahaya ".
Bu Vina pun keluar dari bis dan menuju ke tempat pak Bagas , bu Reyna dan pak Harto.
Bu Vina : " maaf telat ".
Mereka pun mulai merancang rencana .
Pak Bagas : " oke jadi , Bu Reyna nanti tolong hipnotis bos tersebut , kalau bisa ya , jangan paksa kalau tidak bisa , terus bu Vina akan memakai kendaraan punya saya untuk menyerang , jadi saya akan membuat dua kendaraan , dan saat bos itu mulai kehilangan tenaga , pak Harto serang di titik lemahnya , biasanya akan ada sebuah kristal untuk menggerakkan bos tersebut ".
Bu Reyna : " baik , akan ku usahakan ".
Pak Bagas : " baik , jika rencana awal itu gagal , kita akan memakai rencana kedua , pertama bu Vina memanggil beberapa hewan , mungkin kelelawar untuk mengalihkan perhatian si bos tersebut , dan sama seperti rencana pertama , tapi kali ini saya harus membuat tiga kendaraan untuk Bu Reyna , dan kita akan menyerang mereka tanpa henti ".
Bu Vina : " pak Bagas apa baik - baik saja nanti saat membuat banyak kendaraan ?".
Bu Reyna : " bukankah pak Bagas udah banyak mengeluarkan energi untuk membuat bis , lalu diubah menjadi pesawat lalu kembali jadi bis lagi , ditambahkan melawan monster dan iblis juga ".
Pak Harto : " iya pak Bagas , jangan terlalu memaksakan diri".
Pak Bagas :" tidak aku nanti akan baik - baik saja kok ".
Pak Bagas ( dalam hati ) : " pak Frey , janjimu akan kutepati , akan ku bunuh bos monster dan iblis ini agar anak - anak bisa kembali ke sekolah dengan aman ".
Bu Vina : " ugh baiklah ".
Di sisi guru lainya .
Bu rosa : " ok , udah kumpul semuanya , rencana untuk membunuh bos iblis itu ada yang tahu ? ".
Bu Claire:" bos iblis tidak terlalu menyukai sihir cahaya ".
Pak Tino : " hmm , siapa yang akan mengalihkan perhatiannya ?".
Mereka menlihat pak Tino dan menunjuk nya .
Pak Tino : " huh , saaayyaaa... ? , Ugh baiklah .
Pak Ray : " baik , tenang saja akan ku beri kau peralatan yang bagus pak Tino ".
Bu rosa : " saya mau juga pak Ray ".
mereka pun mendiskusikan rencana untuk membunuh bos tersebut sambil menunggu bos tersebut bangkit secara sempurna.
TO BE CONTINUED