Minggu, 27 Maret 2022

Cerita Euproshyne season 1 ( Part 5 )


 Chapter 21 Perjalanan yang tidak lancar
.


Setelah anak - anak yg diculik memasuki bis yg dibuat pak Bagas , mereka pun beristirahat , ada yg tidur ada yg masih berbicara sama temannya , ada juga yg mendengarkan musik dan juga ada yg menonton film . Di bis nya dibuat pak Bagas sungguhlah canggih , disana terdapat AC , ada juga layar ipad di setiap kursi sehingga kita bisa menonton film , main game maupun mendengar kan musik , tak lupa pak Bagas juga memikirkan tentang camilan sehingga di setiap kursi juga terdapat beberapa camilan , kursinya juga empuk dan kursinya bisa berubah menjadi kasur untuk tidur , bisnya sungguh sangat besar dan luas .

Edam ( dalam hati ) : " gila canggih bener sumpah nih bis , udah kyk transportasi masa depan , tapi kenapa pak Bagas ga buat pesawat aja , seharusnya kan lebih cepat ".


Di tengah perjalanan , mereka kedatangan beberapa orang , ternyata ia adalah bos dari organisasi Cathar tersebut bersama dengan anak buahnya. 

Bos ( Liko ) : " hahahaha , kamu pikir kalian bisa kabur dengan mudah , padahal aku udah kasih waktu 2 hari untuk berpikir , ternyata kalian berpikir untuk kabur ya ".

Hellcurt : " bos gimana ini ".

Bos ( Liko ) : " tunggu perintah saya ",.

Hellcurt : " baik ".


Di dalam bis 

Pak Bagas : " pak Frey , gimana ini kita dicegat sama organisasi cathar ".

Pak Frey : " saya yang akan turun , pak Bagas ".

Pak Bagas : " bapak yakin mau turun , sangat berbahaya kalo turun sendirian ".

Pak Aidan : " Saya juga ikut pak Frey ".

Pak Frey : " baiklah , pak Aidan , pak Dani dan pak Harry ikut saya , Bu Reyna , Bu Vina dan pak Bagas di dalam bis saja , jagain anak - anak ."

Pak Bagas , Bu Reyna , Bu Vina : " baik ".

Pak Aiden : " akhirnya , bisa mengeluarkan kekuatan juga , udah gatal ini tangan saya ".

Pak Harry : " hehehe ... , Menarik ".

Pak Dani : " saya siap kapan pun pak Frey ".

Pak Frey : " baiklah mari turun ".


Mereka berempat pun turun dari bis dan menuju Liko ( bos ) beserta anak buahnya.


Liko ( bos ) : " akhirnya turun juga ya , hahaha , saya kira kalian mau lanjut kabur .....".

Pak Frey : " walaupun kami tetap kabur , kalian juga akan tetap mengejar kami kan "

 Liko ( bos ) : " hahahaha ... Itu benar sekali , jadi tunggu apa lagi mari kita bertarung , kamu tidak lupa kan pembicaraan kemarin , kali ini saya tidak akan memberi ampun lagi "

Liko pun menyuruh anak buahnya menyerang berpencar satu lawan satu .


Liko (bos) : " hellcurt kamu lawan yang paling kanan , Peter lawan yang kiri , dan qalan lawan sebelah kirinya lawanya hellcurt dan saya yang akan mengurus satu ini ".

Peter , qalan , hellcurt : " baik bos ".


Pak Harry : " hem.. pembicaraan kemarin ? , Pak Frey , emangnya bapak tadi bertemu kah sama bosnya ".

Pak Frey : " shttt ... Nanti saya jelaskan , mari kita fokus terlebih dahulu , pak Aidan kamu lawan hellcurt ya , pak Harry lawan yang kiri , dan pak Dani lawan yang kanan , biar saya yang lawan bosnya ".

Pak Harry , pak Dani , dan pak Aidan :" okay ". 


Pertarungan pun dimulai , hellcurt melawan pak Aidan , Peter melawan pak Dani , qalan melawan pak Harry dan Liko ( bos ) melawan pak Frey . Mereka pun mulai mengeluarkan abilitynya masing - masing .


Pak Aidan : " Rasakan api panas ini , fire ball ".

Hellcurt : " hahaha tidak kena " .

Pak Aidan : " sialan , bagaimana dengan skill ku yang ini ".


Pak Aidan pun membuat sebuah pedang dari api dan berlari menuju hellcurt namun hellcurt menggunakan skill nya yang membutakan penglihatan pak Aidan , alhasil pak Aidan tidak bisa menlihat dengan jelas , hellcurt pun menyerang nya Bertubi - tubi .


Di sisi lainnya pak Harry dan pak Dani juga kesulitan menyerang anak buah dari organisasi cathar tersebut.


Pak Frey : " pak Aidan .... , Pak Harry.... , pak Dani ....!" , Aghh sialan kau Liko ( bos )

Liko ( bos ) : " kenapa kamu tidak menyerang ku , apa kau takut , atau jangan - jangan lagi mikirin anak - anaknya , hahaha , tenang aja enggak ku apa - apain kok . 


Pak Frey ( alat komunikasi ) : " pak Bagas , Bu Vina , Bu Reyna , dengar suara saya , di luar keadaanya lagi ngenting ini , bisakah kalian meminta bantuan ke sekolah , setidaknya anak - anak aman bisa kembali ke sekolah , tinggalkan kami juga ga papa , priotas utama kita adalah menjemput anak - anak kembali ke sekolah . Biarkan kami yang mencegat 4 orang ini ."

Pak Bagas ( alat komunikasi ): " tapi pak ...".

Pak Frey( alat komunikasi ) : " tidak ada tapi - tapi , ini demi keselamatan anak - anak ".

Bu Vina ( alat komunikasi ) : " baiklah saya akan mengirimkan sinyal bantuan ke sekolah ".

Bu Reyna ( alat komunikasi ) : " baik saya akan segera memberi tahukan info ini ke anak - anak ".

Pak Frey ( alat komunikasi ) : " jangan Beritahukan mereka Bu Reyna , takutnya mereka menjadi khawatir , cepat lah pak Bagas , ubah bis tersebut menjadi pesawat ".

Pak Bagas ( alat komunikasi ) : " ta..pi.. arghh baiklah , maafkan saya pak Frey , saya harus meninggalkan kalian berempat disini ".


Pak Bagas pun mulai merubahkan bisnya menjadi pesawat dan menerbangkannya .


Di dalam bis 

Pemberitahuan , bis ini akan diubah menjadi pesawat dalam hitungan ke sepuluh , tolong duduk dengan rapi dan ikatkan ikat pinggang dengan benar , 10 , 9 , 8 , 7 , 6 , 5 , 4 , 3 , 2 , 1 . Perubahan selesai. Tolong sekali lagi ikatkan ikat pinggang dengan benar pesawat sebentar lagi akan terbang dalam hitungan 10 detik lagi . 10 , 9 , 8 , 7 , 6 , 5 , 4 , 3 , 2 , 1 .


Anak - anak yang tidur pun kaget setelah mendengar pemberitahuan , segera mereka pun langsung terbangun dan mengikatkan ikat pinggang , putri pun ikut terbangun dari tidurnya , ia langsung mengikuti arahan dari pemberitahuan dan juga dari arahan bu Reyna . 

Putri : " apa yang sedang terjadinya ? , Ya udahlah ikuti aja arahan nya , tapi ini beneran jadi peswat yah , keren banget dah ability , jadi pengen deh " .


Dalam 10 detik pun akhirnya bis tersebut diubah menjadi pesawat dan mulai terbang . Akhirnya mereka pun terbang meninggalkan pak Aidan , pak Harry , pak Dani dan pak Frey .


Chapter 22 . Mari bertarung .


Liko ( bos ) : " suara apa itu , pesawat ? , Beraninya Kalian kabur lagi ". 

Pak Frey : " maaf , tapi engkau harus tetap disini . pak Aidan , pak Dani dan pak Harry , mari kita bertarung ".


Pak Aidan : " hehe .... Akhirnya bisa bertarung dengan serius" 

Pak Harry : " sudah kutunggu perintahmu pak Frey ".

Pak Dani : " akhirnya bisa bertarung lagi , udah lama ini saya ga bertarung ".


Mereka bertiga akhirnya mengeluarkan skill yang sebenarnya , diketahui ternyata mereka bertiga adalah trio fighter , sebuah julukan untuk orang - orang Yang terkenal suka bertarung dan tentu juga kuat . Mereka pun menyerang kembali anak buah bos Liko tersebut dengan seragan yang mematikan .


Liko ( bos ) : " APA YANG SEDANG TERJADI ? Arghh sialan ".


Sang bos pun membuat iblis dan monster - Monster kecil untuk mengejar peswat tersebut .


Pak Frey : " kenapa Liko , kau gelisah ya , maaf ya Hahaha , ayo sini mari kita bertarung dengan serius ".

Liko ( bos ) : " beraninya ya kau , rasakan ini skill pengendali pikiran ku , the mind control ativate ".


Pak Aidan , pak Harry dan pak Dani : " Tidakkk...!! , pak Frey... !!!".

Liko ( bos ) : " Diamm Kalian semua!! , Cepat angkatkan tangan kalian ke atas , hellcurt , qalan , Peter cepat ikatkan tangannya , mari kita pulang , udah ku kirimkan iblis dan monster - Monster untuk mengejar anak - anak itu ".

Hellcurt , Peter , qalan : " baik bos ".


Liko ( bos ) beserta anak buahnya pun kembali ke markas dengan membawa pak Frey , pak Aidan , pak Harry dan pak Dani yang pikirannya berada dalam kendali sang bos Liko .


Di dalam pesawat

Putri : " Bu Vina , pak Frey dan guru lainnya kemana ? " .

Bu Vina : " itu .. Hmmm... Me..re..ka .. , oh ya mereka ada urusan jadi nanti mereka akan telat untuk pulang nya 

Putri : " hmm .. mencurigakan .. ".

Bu Reyna : " iya benar kok kata Bu Vina , mereka lagi ada urusan mendadak ".

Putri : " eh gitu ya , okay ".

Bu Vina ( dalam hati ) : " fiuhh , kuharap mereka berempat baik - baik saja ".


Anak - anak disana lanjut beraktifitas kembali sama seperti biasanya . Ada yg lanjut tidur , bermain game , mendengarkan musik dan sebagainya.


20 menit kemudian 

Pak Bagas menlihat sebuah titik aneh di dalam Radarnya .

Pak Bagas ( alat komunikasi ) : " Bu Vina , saya menlihat titik aneh di radar , bisakah Bu Vina mengecek apakah titik aneh tersebut ".

Bu Vina ( alat komunikasi ) : " baiklah ".

Bu Vina : " putri , saya ke depan dulu ya , dipanggil sama pak Bagas ".

Putri : " baiklah ..".


Bu Vina pun menuju ke area pilot untu menemui pak Bagas. 

Pak Bagas : " tolong ya Bu , bisa di cek apakah itu ".

Bu Vina : " baiklah .., hmm ku panggil siapa ya , soaly kan ini di atas langit , enggak mungkin saya panggil kan Rara ". 

Pak Bagas : " terserah ibu aja dah ".

Bu Vina : " okay , ku panggil elangku aja , Jack .."

Bu Vina ( bahasa elang ) : " Jack bisakah kamu memeriksa apakah ada sesuatu yang mendekati pesawat ini ".

Jack ( elang ) : " baik ".


Bu Vina pun mengirimkan Jack si elang untuk menyelidiki titik aneh tersebut .


Beberapa menit kemudian 

Jack pun kembali ke Bu Vina 

Jack ( elang ) : " saya kurang tahu sih iti apa tapi saya menlihat sekumpulan iblis dan monster menuju ke sini ".

Bu Vina : " HAH AAPPAAA....!!"

pak Bagas : " Kenapa Bu Vina , bikin kaget aja , teriak gitu ".

Bu Vina : " i.nnii.. paa..k... Katanya .. a..ddaa .. sekumpulan iblis dan monster menuju ke sini ".

Pak Bagas : " bicara apa sih Bu , ini aja aman kok , jangan bercanda deh ".

Bu Vina : " saya tidak bercanda pak ... ".


Darurat - darurat , sekumpulan iblis dan monster sedang menuju kesini .


Bu Vina : " tuh kan benar gimana ini pak ".

Pak Bagas : " kamu benar Bu , hehehe maaf tadi kurang mempercayai pembicaraan nya tentang sekumpulan iblis dan monster ".


Bu Vina (alat komunikasi ) : " bu Reyna , bisa dengar , keaadan darurat , ada sekumpulan iblis dan monster menuju ke sini , kayaknya itu dari skill nya bos organisasi cathar itu , tolong jaga anak - anak ya untuk tidak panik ".

Bu Reyna (alat komunikasi ) : " baik ".


Pak Bagas : " kalau begini terus , bisa - bisa iblis dan Monster tersebut sampai , dan terpaksa harus melakukan pendaratan darurat ".

Bu Vina : " arghh ... Bentar pak saya minta bala bantuan di sekolah dulu ".

Pak Bagas : " okay ".


Chapter 23. Bala bantuan 

Di sekolah .

Bagian staff keamanan .

Staff keamanan : " hahh, enak banget dah kopinya , oke mari kita lihat apa ada sesuatu yang aneh disini ". 

Staff itu memeriksa keamanan di sekolah tersebut menggunakan komputer.


Pemberitahuan , ada SMS masuk , harap dibuka .


Staff keamanan : " hem SMS , tumben banget ada SMS yang masuk , oke mari lihat isinya ".

Isi SMS 

Bu Vina : " tolong kirimkan beberapa bantuan ke sini , kami membutuhkan beberapa guru , soalnya ini ada keadaan genting , kami berhasil membawa 30 total siswa namun saat perjalanan pulang kami di cegat sama organisasi jahat . Pak Frey , pak Aidan , pak Harry dan pak Dani kami tinggalkan untuk menahan para organisasi jahat , tolong selamatkan mereka , ini titik koordinat kami ( x: 23500 y: 50 z:15973 ) atau lebih tepatnya 500 km arah timur laut ".


Staff keamanan : " ini mah keadaan darurat banget , oke saatnya nyalakan sinyal darurat ".

Pengumuman - pengumuman , harap guru - guru dsn staff berkumpul di ruang meeting sekarang juga , untuk anak - anak harap kembali ke asrama masing - masing , sekian terima kasih.


Di kantin 

Hestia : " hemm pemberitahuan ? ".

Bellina : " ada apa Tia ? ".

Hestia : " enggak aku hanya penasaran sih pemberitahuan nya itu apa , soalnya itu guru - guru dan staff mereka mau meeting ".

Galen : hmm , entahlah ".

Khandra : " mungkin mau bahas anak - anak yang diculik ".

Hestia : " yah sama mikirnya juga gitu , apa si Galen baik - baik saja ya ".

Khandra : " CIEe , mikirin Galen ".

Hestia : " apaan sih khandra ".

Belvina : " ehem ... , Cieee , kangen ya Tia sama Galen ".

Hestia : " ih kamu ngapain ikut - ikutan juga belvi ".

Belvina : " soalnya seru sih ngerjain kamu ".

Galen : " udah - udah , kita disuruh kembali ke asrama nih , Byeee ya Tia dan belvi , ayo ndra balik ke asrama ".

Khandra : " okay , byee ya Tia dan belvi ".

Hestia : " byee juga ".

Belvina : " byee semuanya , ayo Tia balik ke asrama ".

Hestia : " ok ".


Di ruangan meeting 

Staff keamanan : " makasih udah mau datang di ruangan meeting ini , daripada kelamaan , saya langsung ke intinya aja , seperti biasa saya selalu memeriksa keamanan di ruangan saya , namun saya mendapatkan SMS dari Bu Vina , ini SMS ya kalian bisa lihat sendiri isinya di layar projektor ini ". 


Isi SMS 

Bu Vina : " tolong kirimkan beberapa bantuan ke sini , kami membutuhkan beberapa guru , soalnya ini ada keadaan genting , kami berhasil membawa 30 total siswa namun saat perjalanan pulang kami di cegat sama organisasi jahat . Pak Frey , pak Aidan , pak Harry dan pak Dani kami tinggalkan untuk menahan para organisasi jahat , tolong selamatkan mereka , ini titik koordinat kami ( x: 23500 y: 50 z:15973 ) atau lebih tepatnya 500 km arah timur laut ".


Staff keamanan : " kurang lebihnya seperti gitu , jadi siapa yang akan pergi dan berapa orang yang akan pergi ?".


Bu Claire : " hem , aku ikut ".

Bu rosa : " kalau begitu saya juga ikut ".

Bu Claire : " baiklah berarti pak Wiliam kamu disini aja , bertanggung jawab sama anak - anak ".

Pak Wiliam : " baik ".

Bu Claire : " yang lain ? ".

Pak Tino : " saya ikut ".

Pak Harto : " saya juga ikut ".

Bu Claire : " berempat saja ? , Tambahin satu orang lagi , yang mau silahkan ".

Pak Ray : " baiklah saya berkenan ikut ".

Bu Claire : " baiklah kalo begitu , ayo langsung saja pergi ".


Mereka berlima pun segera pergi menuju titik koordinat tersebut . Namun sebelum mereka keluar dari ruangan meeting , terdengar alarm pemberitahuan .


Bu Claire : " alarm apa itu , coba buka ".

Staff keamanan : " baik ".


Muncullah sebuah video yang berada di pesawat .

Bu Vina : " cepat kirimkan bala bantuan , kami dikejar segerombolan iblis dan monster , dan juga tolonglah pak Harry , pak Dani , pak Frey dan pak Aidan , koordinat kami sekarang ( x: 19000 y: 200 z: 13547 ) atau lebih tepatnya 430 km arah timur laut .


Setelah melihat video tersebut mereka pun segera bergegas menuju Koordinat baru tersebut.


Setelah keluar dari sekolah 

Bu Claire : " baik , sekarang kita pergi naik apa , didalam video itu kan berada dalam pesawat ".

Pak Harto : " naik ini aja ".

Bu Claire : " apa itu ".

Pak Harto : " tapi sebelum itu mari agak menjauh dari sekolah ".

Pak Tino : "emangnya kenapa ? "

Pak Harto : " ada deh ".

Mereka pun berjalan menjauh dari gerbang sekolah .

Pak Harto : " udah lumayan jauh nih , tolong kalian menjauh ya ".

Pak Harto pun mulai membacakan mantra .

Tiba tiba muncullah sebuah naga yang sangat besar .

Guru - guru pun kaget .

Bu Claire : " pak Harto i..nnii bee..nneerraaannn aa..maa..n kah ? ".

Pak Harto : " aman kok , nih lihat ya ".


pak Harto pun menyuruh naga itu untuk memberi salam kepada mereka .


Pak Harto : " gimana amankan ".

Pak Ray : " fiuhh , bikin kaget beneran deh , dulu aku lihat kamu ga pernah sama sekali menjinakkan monster deh .

Pak Harto : " itu kan dulu setelah lulus aku ya berpetualang sambil menjinakkan monster - Monster , Ayo tunggu apa lagi mari naik ".

Mereka pun naik ke atas pun ggung naga dan terbang menuju titik koordinat .

Chapter 24. Perjalanan

Pak Tino : " tinggi sekali ".

Bu Claire : " emangnya kenapa ?"

Pak Tino : " sebenarnya saya takut ketinggian ".

Bu rosa :" hahaha , masa sih baru tahu saya ternyata pak Tino takut Ketinggian ".

Pak Tino : " diam kamu ".

Bu rosa : " heheheh maaf ".

Bu Claire : " masih lama kah pak Harto ".

Pak Harto : " masih Lumayan jauh ".

Pak Ray : " masih kurang lebih 150 km lagi ".


Mereka masih terus melanjutkan perjalanan.


Balik lagi pada keadaan anak - anak .

Pak Bagas  : " gimana Bu Vina , kapan bala bantuan nya datang ?".

Bu Vina : " belum tahu tapi sepertinya mereka juga masih di tengah perjalanan ".

Pak Bagas : " ini tidak lama lagi monster dan iblis ini akan segera datang ".

Bu Vina : " aduh , gini aja pak naikan kecepatan pesawat ".

Pak Bagas : " tapi kalo di naikkan anak - anak akan terganggu dengan suaranya ".

Bu Vina : " tambahin ini aja peredam suara ".

Pak Bagas : " oh iya , ok akan kucoba ".

Bu Vina : " gimana udah ? ".

Pak Bagas : " udah , baik mari tambahkan kecepatan nya lagi ".


Setelah 10 menit kemudian .


Bu rosa : " lihat itu , bukankah itu pesawat ?".

Bu Claire : " ayo cepat pak Harto ".

Bu rosa : " saya duluan ya , Byeee.. ".


Bu rosa pun Teleport ke pesawat tersebut .

Pak Harto : " sabar Bu , bentar lagi ".


Bu Vina : " eh pak Bagas , itu didepan ada naga ".

Pak Bagas : " huh , jangan bilang monster dan iblis itu udah datang ".

Bu rosa : " hai ".


Mereka berdua pun menoleh menlihat sumber suara itu .


Bu Vina : " eh Bu rosa , bikin kaget saja , kapan datangnya ".

Bu rosa : " barusan ".

Pak Bagas : " huh Teleport sejauh itu ?

Bu rosa : " Kagak lah naik naga , sebentar lagi mereka juga datang .

Pak Bagas : " owh naga yang di depan itu kah ? ".

Bu Vina : " emangnya ada kah yang bisa menjinakkan monster seperti naga itu ".

Bu rosa : " iya ada kok 


Balik kembali kepada bala bantuan .

Pak Harto : " dikit lagi sampai , tapi bagaimana caranya kita masuk ke pesawat ".

Pak Tino : " iya juga ya , saya tidak mau terjun bebas ".

Bu Claire : " bentar saya kasih kode dulu ".


Pak Bagas melihat kode yang dibuat bu Claire , pak Bagas pun mulai menurunkan kecepatan dan bersiap untuk mendarat .


Pemberitahuan , kencangkan sabuk pengaman , pesawat ini akan segera mendarat , sekali lagi kencang kan sabuk pengaman karena pesawat ini akan segera mendarat.


Anak  1: " udah sampai kah ? ".

Anak  2 : " tidak tahu ".


Anak - anak pun mulai mengencangkan sabuk pengaman dan duduk dengan tenang .


Pesawat pun mulai mendarat secara perlahan.


Pemberitahuan , pesawat akan berubah kembali menjadi bis , 3....2....1.... Perubahan dimulai . 


Pesawat itu pun kembali menjadi bis . 


Bu Claire : " udah ku sampaikan codenya , mereka udah berada di bawah , ayo pak turun ".

Pak Harto : " baik ".


Para guru - guru yang menaiki naga pun mulai turun dengan perlahan.


Putri : " apa yang sedang terjadi bu ? Mengapa kitaMendarat ? , Bukankah sekolah kita masih jauh ? ".

Bu Reyna : " Bu guru juga tidak tahu ".

Bu Reyna ( alat komunikasi ) : " pak Bagas ? , Kenapa kita mendarat ? ".

Pak Bagas (alat komunikasi ) :" hmm , ini bala bantuan udah sampai , lagi pula monster tersebut juga udah mulai dekat , mau tidak mau kita harus membunuh Monster dan iblis tersebut".

Bu Reyna ( alat komunikasi ) : " apakah bala bantuan udah datang ? Bagaimana bisa kita mengalahkannya jika tidak ada bala bantuan ".

Pak Bagas ( alat komunikasi ) : " mereka akan segera datang kok ". 

Bu Reyna ( alat komunikasi ) : " baiklah , terus apa yang harus saya lakukan ?".

Bu Vina ( alat komunikasi ) : " bu Reyna , tetap jagain anak - anak saja , jangan biarkan mereka turun dari bis ini ".

Bu Reyna ( alat komunikasi ) : " baik ".


Tiba - tiba putri teriak 

Putri : " aaaaahhh !!!!  aa...paaa.. itu !!! ".

Anak - anak pun mulai melihat ke arah jendela yang ditunjuk ke putri , mereka melihat sebuah naga yang besar sedang menghampiri mereka .

Mereka ketakutan , keadaan pun mulai panik , bu Reyna juga kebingungan apa yang sedang terjadi , namun tetap santai dan menenangkan anak - anak .

Bu Reyna ( alat komunikasi ) : " pak ? , Itu apa yang diluar , seekor naga ? , Apakah monster dan iblis itu udah sampai ?".

Pak Bagas ( alat komunikasi ) : " tenang bu , itu adalah bala bantuan yang segera tiba ".

Bu Reyna ( alat komunikasi ) : " emangnya ada orang yang bisa menjinakkan monster sebesar itu ".

Pak Bagas ( alat komunikasi ) : " tidak tahu , maka dari itu kita tunggu bala bantuan itu tiba ".

Bu Reyna ( alat komunikasi ) : " baik , oh ya bisa minta tolong , ini anak - anak mulai panik karena melihat naga tersebut ".

Bu Vina  ( alat komunikasi ) : " baiklah saya akan membantu ".

Pak Bagas : " oh ya Bu rosa ".

Bu rosa : " iya kenapa ?".

Pak Bagas : " itu naganya beneran amankan ?

Bu rosa : " aman kok , saya aja tadi naik ke punggungnya ".

Bu Vina : " bu rosa , bisa minta tolong ?".

Bu rosa : ' minta tolong apa bu Vina ?".

Bu Vina : " kata Bu Reyna , bisa bantu untuk menenangkan anak - anak di dalam ".

Bu rosa : " hmm bisa ,saya Teleport ke dalam dulu ya ".

Pak Bagas : " tunggu !! , Bu Vina apa masih ada alat komunikasi nya ?".

Bu Vina : " bentar , alat komunikasi nya kan di tasnya pak Frey ".

Pak Bagas : " itu tasnya pak Frey ada di bawah tempat duduk nya Bu Vina ".

Bu Vina : " ok saya cari dulu ya Bu rosa ".


Bu Vina pun mencari alat komunikasi dari dalam tas tersebut .

Bu Vina : " ketemu ", ini bu rosa , dipakai buat bisa ngobrol jarak jauh nanti ".

Bu rosa pun mengambil alat itu dan langsung Teleport ke tempatnya anak - anak.


Di tempat anak - anak 


Bu Reyna : " tolong tenangnya anak - anak ".

Bu rosa sampai di tempat anak - anak . Bu rosa pun mencari Bu Reyna .

Anak 5 : " aahhhh , ada naga ....".

Anak 7 : " gimana ini ?".

Anak 13 : " apakah kita bisa selamat ?".


Bu rosa melihat anak - anak yang sedang kepanikan , Bu rosa pun berteriak .


Bu rosa : "DIIAAAMMM....!!"

Semua anak - anak pun diam mendengar suara tersebut .

Bu rosa : " tenang anak - anak , naga itu tidak berbahaya kok, itu adalah bala bantuan yang akan tiba membantu , jadi tenangnya , kembali duduk di tempat masing - masing , ok ". 


Anak - anak pun mulai kembali ke tempat masing - masing , dan kepanikan pun mulai reda.


Bu Reyna : " bu rosa ? , Kapan datangnya?".

Bu rosa : " barusan sampai , tadi lagi di tempat pilot dulu , terus dimintakan untuk bantu Bu Reyna deh ".

Bu Reyna : " owh begitu ".

Chapter 25 Membasmi para monster dan iblis


Di sisi bala bantuan .

Pak Harto : " dikit lagi kita akan sampai ".


Beberapa menit akhirnya mereka mendarat . Mereka pun mulai menuju bis dan menemui bu Vina .


Bu Claire : " ayo ...".


Mereka pun akhirnya sampai di depan pintu bis , mereka pun mulai mengetok pintu tersebut . Pak Bagas yang melihat bala bantuan tersebut mulai membuka kan pintu ".


Mereka akhirnya menemui anak - anak dan guru - guru lainya .


Bu Claire : " mohon perhatian nya , selamat siang anak - anak , kami adalah bala bantuan yang akan membantu kalian ya , pekenalkan nama ibu adalah Bu Claire , guru dari ability elemen cahaya kelas A. " , Disamping kanan ibu ada pak Harto , guru dari ability campuran, naga yang kalian lihat adalah ability dari pak Harto yaitu menjinakkan monster . 


Pak Harto : " hai anak - anak , salam kenal ya ".

Bu Claire : " Di samping kanan pak Harto ada pak Tino , guru dari ability non elemen kelas terbang , walaupun bisa terbang dia sebenarnya takut ketinggian Lo ".

Pak Tino : " eh apaan sih Bu Claire , kok malah membongkar aib saya ".

Bu Claire : " hehehe maaf - maaf , baik lanjut disamping kiri ibu ada pak Ray , dia adalah guru ability campuran . 


Tiba tiba bu rosa pun Teleport di depan bu Claire .

Bu rosa : " oh iya lupa saya belum memperkenalkan diri ya , saya adalah Bu rosa , guru dari ability non elemen kelas seperti yang kalian lihat saya mempunyai Ability teleportasi .

Bu Claire : " eh bu rosa , bikin kaget aja , tiba - tiba teleportasi di depan saya ".

Bu rosa : " hehehehe ".


Anak 23 : " terus mengapa bapak dan ibu guru kesini ? , Bala bantuan ? , Bukanya kami baik - baik saja , ini tinggal dikit lagi sampai ke sekolah , mengapa repot - repot kemari ?".


Pak Bagas pun keluar dari daerah supir bersama dengan bu Vina 


Pak Bagas : " ekhmm .. perhatian anak - anak , saya disini akan menjelaskan apa yang sebenarnya terjadi ".


Anak - anak pun mulai melihat pak Bagas dan bu Vina . 

Pak Bagas : " baik jadi saya akan menjelaskan apa yang akan terjadi , saat kami dicegat oleh organisasi itu , pak Frey , pak Aidan , pak Harry dan pak Dani , turun untuk menghadapi para organisasi cathar tersebut , dan akhirnya pak Frey pun memerintahkan saya untuk pergi meninggalkan mereka , awalnya saya menolak , karena terpaksa saya pun mengikutinya sehingga saya mengubah bis ini menjadi pesawat sehingga bisa pergi dengan cepat menuju sekolah . Setelah itu di dalam pesawat muncul titik yang mencurigakan , dan diketahui ternyata itu adalah sekumpulan monster dan iblis. Akhirnya Bu Vina pun meminta bala bantuan ke sekolah untuk membantu kami untuk membasmi monster dan membantu guru - guru yang tertinggal , seperti gitu , maaf merahasiakan kepada kalian semua anak - anak".


Anak 12 : " monster dan iblis ? Tapi saya lihat - lihat tidak ada monster dan iblis yang terlihat ".


Bu Vina membisikkan sesuatu ke pak Bagas .

Pak Bagas : " mereka akan datang , siap - siap guru - guru lainya , mohon anak - anak jangan keluar dari bis ini ya ".

.

Para guru - guru pun keluar dari bis hanya bu Vina aja yang didalam menjaga anak - anak tetap aman .


Seperti yang dikatakan bu Vina monster dan iblis mulai menuju mereka , guru - guru pun bersiap pada posisi masing - masing .

Pak Bagas : " ambil ini !!",

Pak Bagas mulai memberi alat komunikasi Kepada guru - guru lainya.


Monster dan iblis pun muncul dan ingin menyerang mereka , guru - guru pun mulai mengeluarkan abilitynya , Bu Claire mengeluarkan skill cahaya agar iblis - iblis melemah , pak Bagas membuat kendaraan tempur dan memakai nya untuk membunuh Monster dan iblis , pak Harto memanggil monster - Monster yang udah dijinakkan dan menyerang monster dan iblis , pak Ray membuat senjata - senjata dari dalam imajinasinya , dan memberinya kepada pak Tino dan bu rosa , pak Tino menyerang iblis dan monster itu menggunakan senjata yang dibuat pak Ray dengan ability terbangnya , ia bisa dengan mudah menghindari monster dan iblis tersebut . Bu rosa juga membantu pak Tino menyerang menggunakan senjata nya pak Ray , dengan ability teleportasi , Bu rosa menyerang dari berbagai arah. Bu Reyna pun juga ikut membantu menggunakan ability nya yaitu hipnotis , Bu Reyna mulai menghipnotis beberapa monster tersebut untuk menyerang kawanan . Sedangkan bu Vina mengsupport mereka dengan cara memanggil beberapa hewan untuk membantu mereka , sambil menjaga anak - anak yang didalam bis.


Satu persatu monster tersebut dikalahkan hingga akhirnya muncullah bos dari kawanan monster dan bos dari kawanan iblis.



Pak Bagas ( alat komunikasi ) : " muncul juga bosnya , mari bagi menjadi 2 kelompok "

Guru - guru lainya ( alat komunikasi ) : "baik ".

Pak Bagas (alat komunikasi ) : " saya , pak Harto , bu Reyna dan bu Vina nanti kita akan menyerang bos monster , sedangkan bu Claire , bu rosa , pak Tino dan pak Ray akan melawan bos iblis.

Guru - guru lainya ( alat komunikasi ) : " siap ".


Mereka pun mulai berkumpul menjadi dua kelompok .


Bu Vina ( alat komunikasi ) : " pak Bagas yakin saya harus ikut bertarung juga ? Bagaimana dengan anak - anak ? ".

Pak Bagas ( alat komunikasi ) : " iya ga papa , ayo bu buruan sebelum bosnya itu bangkit dengan sempurna , ibu bisa serahkan ke salah satu anak untuk berjaga ".

Bu Vina ( alat komunikasi ) :" baik pak ".


Bu Vina : " maaf ya anak - anak , bu Vina harus ikut membantu guru - guru lainya untuk membasmi bos itu ".

Putri : " tapi bu , kami takut ".

Bu Vina : " putri , bisakah kau menjaga anak - anak lainya ? ".

Putri : " tapi bu ... " 


Pak Bagas ( alat komunikasi ) : " ayo bu Vina , buruan ".

Bu vina ( alat komunikasi ) : " okay ".


Bu Vina : " maaf ya putri , ibu akan segera kembali , tolong anak - anak ikuti perintah dari putri ya , jangan keluar dari bis , karena sangat berbahaya ".


Bu Vina pun keluar dari bis dan menuju ke tempat pak Bagas , bu Reyna dan pak Harto.


Bu Vina : " maaf telat ".


Mereka pun mulai merancang rencana .

Pak Bagas : " oke jadi , Bu Reyna nanti tolong hipnotis bos tersebut , kalau bisa ya , jangan paksa kalau tidak bisa , terus bu Vina akan memakai kendaraan punya saya untuk menyerang , jadi saya akan membuat dua kendaraan , dan saat bos itu mulai kehilangan tenaga , pak Harto serang di titik lemahnya , biasanya akan ada sebuah kristal untuk menggerakkan bos tersebut ".

Bu Reyna : " baik , akan ku usahakan ".

Pak Bagas : " baik , jika rencana awal itu gagal , kita akan memakai rencana kedua , pertama bu Vina memanggil beberapa hewan , mungkin kelelawar untuk mengalihkan perhatian si bos tersebut , dan sama seperti rencana pertama , tapi kali ini saya harus membuat tiga kendaraan untuk Bu Reyna , dan kita akan menyerang mereka tanpa henti ". 

Bu Vina : " pak Bagas apa baik - baik saja nanti saat membuat banyak kendaraan ?".

Bu Reyna : " bukankah pak Bagas udah banyak mengeluarkan energi untuk membuat bis , lalu diubah menjadi pesawat lalu kembali jadi bis lagi , ditambahkan melawan monster dan iblis juga ".

Pak Harto : " iya pak Bagas , jangan terlalu memaksakan diri".

Pak Bagas :" tidak aku nanti akan baik - baik saja kok ".

Pak Bagas ( dalam hati ) : " pak Frey , janjimu akan kutepati , akan ku bunuh bos monster dan iblis ini agar anak - anak bisa kembali ke sekolah dengan aman ".

Bu Vina : " ugh baiklah ".


Di sisi guru lainya .


Bu rosa : " ok , udah kumpul semuanya , rencana untuk membunuh bos iblis itu ada yang tahu ? ".

Bu Claire:" bos iblis tidak terlalu menyukai sihir cahaya ".

Pak Tino : " hmm , siapa yang akan mengalihkan perhatiannya ?".

Mereka menlihat pak Tino dan menunjuk nya .

Pak Tino : " huh , saaayyaaa... ? , Ugh baiklah .

Pak Ray : " baik , tenang saja akan ku beri kau peralatan yang bagus pak Tino ".

Bu rosa : " saya mau juga pak Ray ". 


mereka pun mendiskusikan rencana untuk membunuh bos tersebut sambil menunggu bos tersebut bangkit secara sempurna.

TO BE CONTINUED























Rabu, 27 Oktober 2021

Cerita Euprosyhne season 1 ( part 4 )


 Chapter 16 Apa itu daerah Wicked ? Siapa pemimpin dari cathar ? 

Sahabat - sahabat nya edam pun berkumpul di perpustakaan ".

Hestia : " hey knp kalian sedih ? , Ayo tersenyum lah mari kita nikmati fasilitas sekolah ini ".

Belvina : " iya tuh , oh iya katanya disini ada bioskopnya bagaimana ? , Mau ikut nonton ga nanti ".

Khandra : " iya kah? , wah pasti keren tuh ".

Galen : " tapi , edam gimana kabarnya tuh , aku harap dia baik - baik saja ".

Hestia : " aku yakin , dia pasti baik baik saja , dia kan kuat ".

Galen : " kuharap sih begitu ".

Hestia :" sudah - sudah jgn bersedih gitu lah ".

Galen : " iya baiklah ".

Khandra : " eh , sebenarnya aku penasaran deh dengan tempat yg disebut sama pak Frey ".

Belvina :" maksudmu dengan Wicked itu ".

Khandra : " iya ".

Hestia : " bagaimana dengan kita cari buku tentang Wicked itu ".

Belvina : " ide bagus tuh , mumpung kita juga ada di perpustakaan ".

Mereka semua pun mencari buku tentang Wicked itu.

Setelah beberapa menit mereka mencari nya.

Khandra : " aku ketemu nih "

Hestia: " mana ".

Mereka semua pun mencari tempat duduk untuk membaca buku itu .

Khandra : " nih bukunya ".

Belvina : " bukunya berdebu sekali ".

Khandra : " Galen bacain dong ".

Galen : " loh kok gw sih ".

Khandra : " udah bacain aja cepat ".

Galen pun membacakan buku tersebut.

Galen : " di tempat yg jauh dari meadow , ada sebuah tempat yg sangat berbahaya , tempat itu berada di sebelah tenggara dari daerah meadow . Tempat itu bernama Wicked biasanya berisi tentang monster - monster yg sangat menakutkan , dan juga tempat berkumpulnya organisasi jahat . Organisasi jahat disana sangat lah banyak namun organisasi jahat yg paling dikenal adalah cathar . Di cathar orang - orangnya mempunyai elemen kegelapan. Disana juga ada orang yg mempunyai ability langka . Nama bos dari organisasi jahat itu bernama Liko . Dikatakan dulu bahwa Liko adalah anak yg sangat pintar dia sangat suka membaca buku namun karena itu banyak orang yg menjauhinya karena ia adalah anak yg kutu buku . Suatu hari meteor euprosyhne menghantam kotanya Liko . Liko yg hanya seorang yatim piatu tidak mempunyai orang tua pun di bawa ke tempat meadow . Ia mendapat kan ability kegelapan . Di awal kehidupan sekolah nya ia di bully karena setiap hari dia pergi ke perpustakaan untuk membaca buku . Dia hanya menangis setiap hari dengan bukunya di kamar mandi . Suatu hari Liko seperti biasa pergi ke perpustakaan , tanpa sengaja ia menabrak seseorang . Ia pun segera meminta maaf dan orang itu pun memaafkan nya , itulah orang yg pertama kali menjadi temannya Liko ia adalah Obi . Obi adalah anak ability non elemen , ia mempunyai ability langka , yaitu bisa mengendalikan waktu . Pada suatu ketika, Liko dibully habis - habisan Bahkan ada beberapa anak yg memukulinya tak hanya itu di kelas pun ia dimarahin sama gurunya karena tidak mengumpulkan tugas padahal tugasnya saat itu ia kerjakan namun anak - anak itu membuang tugasnya ke sungai sehingga Tugas nya hilang . Di saat itu hatinya Liko menjadi gelap , ia dikendalikan oleh kekuatan ability kegelapan nya dan tanpa disadari Liko membuat iblis dengan kekuatan nya . Disaat itu Obi ingin menyadarkan si Liko tapi karena hatinya sudah gelap dan ia juga sudah dikendalikan oleh iblis yg dibuat itu , si Obi pun tidak bisa menyadarkan nya , si Liko marah dan ia pun mendapatkan ability lainya yaitu ia bisa mengendalikan pikiran orang lain dengan iblisnya dan ability langka yaitu bisa mencopy ability orang lain . Si Liko pun langsung menggunakan iblisnya itu terhadap temanya dan juga mencopy ability ya Obi ia juga menggunakan iblisnya itu untuk mengendalikan orang orang yg dulu pernah di-bully. Ia juga melakukan pemberontakan di sekolah ini dan ia pergi bersama bawahan nya pergi jauh dari tempat ini . Saat itu Liko pernah membaca tentang Wicked sehingga ia pergi kesana dan membuat organisasi yg sampai sekarang masih ada dan dinamai cathar ".

Hestia : " jahat banget sih temanya itu ".

Belvina : " iya tuh kasihan sekali Liko ".

Ada kakek yg menghampiri mereka .

Kakek : " yah memang kasihan sekali dia ".

Khandra : " kakek siapa ya ?".

Kakek : " oh iya , maaf ya menganggu pembicaraan kalian ya ".

Galen : " enggak kok kek , tapi kok kakek tahu tentang Liko ?"

Kakek : " tentu saja dia adalah anak muridku, dulu aku adalah gurunya saat itu dan buku itu aku yg menulis , huh sudah 40 THN yg lalu ya , saat itu aku menyesal karena telah memarahinya ".

Khandra : "berarti kakek itu gurunya Liko ya ".

Kakek : " iya ".

Hestia : " lalu knp saat itu kakek tidak mencegat Liko ".

Kakek : " sudah terlambat saat itu , ia udah dikendalikan sama kegelapan , ya kuharap dia segera tobat ".


Chapter 17 Pencarian anak - anak yg diculik .

Setelah memberi pengumuman , pak Frey dan beberapa guru segera pergi menuju ke tempat Wicked .


Pak Frey pergi dengan ditemani oleh 6 guru lainya yang pertama 
Pak Dani , guru dari ability elemen kelas petir , pak Aidan , guru dari ability elemen kelas api , pak Harry , guru dari ability elemen kelas kegelapan , Bu Vina dari ability non elemen kelas berbicara pada hewan , Bu Reyna dari ability non elemen kelas campuran B dan pak Bagas dari ability campuran kelas campuran A. 


Mereka kesana dengan menggunakan bantuan dari Bu rosa , selaku guru yg mempunyai ability teleportasi .


Pak Frey : " makasih ya Bu rosa sudah mau antarin ke sini ,"

 Bu rosa : " iya sama sama , saya balik lagi ke sekolah ya ".

Bu rosa pun kembali menggunakan teleportasi nya lagi .Mereka terus mencari anak - anak namun mereka belum terlihat sama sekali , 

Pak Aidan : pak Frey , bapak yakin mereka aman - aman saja ?".

Pak Frey : " tenang saja pak , saya yakin mereka aman ".

Bu Reyna : " knp bisa seyakin itu pak ?"

Pak Frey : " hanya firasat ".

Pak Bagas : " yg bener lah pak , jgn bercanda ".

Pak Frey : " huh iya , iya aku udah kasih kepercayaan kepada si edam ".

Pak Aidan : " maksudmu anak murid saya ".

Pak Frey : " iya ".

Bu Reyna : " tapi aku rasa kekuatan ability apinya ga murni ".

Pak dani :" aku juga kurang yakin dengan itu , tapi kekuatan apinya sungguhlah kuat , dia juga punya skill unik semburan api Phoenix".

Pak Harry : " eh bukankah skill unik semburan api Phoenix itu punyanya bapak Aidan ya ".

Pak Aidan :" iya juga ya , apa ini hanya sebuah kebetulan ".

Pak Frey : " sudah - sudah konsentrasi , mari lanjutkan pencarian , bagaimana Bu Vina , dapat kabar ".

Bu Vina : " kata beberapa hewan disini mereka tidak tahu ".

Pak Frey : " baiklah kita akan berpencar , pak Aidan dan Bu Reyna ke arah barat , pak Bagas dan pak Harry ke arah timur , pak Dani dan Bu Vina ke arah Utara dan saya sendiri ke arah selatan , nanti setelah 1 jam kita akan kumpul kembali ke sini ok".

Para guru lainya : " ok ".


Mereka pun mulai berpencar. 


Di bagian Utara 


Pak Dani : " gimana Bu , dengan kelasnya ?".

Bu vina : " iya awalnya saya kira tidak akan pernah terpilih menjadi guru , eh ternyata dipilih padahal masih banyak orang yg punya kekuatan berbicara pada hewan lebih baik daripada saya".

Pak Dani : " eh , trs ada kah anak murid ibu yg menarik ".

Bu Vina : " tentu ada, dia sungguh anak yg sangat berbakat kalo tidak salah namanya adalah putri ".

Pak Dani : " gimana tuh anaknya ".

Bu Vina : " yah Pokoknya dia sungguh berbakat , dia paling unggul dari anak - anak lainya dia mendapatkan nilai ujian tertinggi , setiap kali aku memberi contoh ia pun bisa melakukannya apalagi saat prakter berbicara semut , padahal untuk berbicara pada semut sanggatlah susah namun baginya itu sangat mudah . Tapi sekarang ia di culik oleh organisasi jahat itu , aku harap dia baik - baik saja , bagaimana dengan bapak Dani ? , Adakah anak yg menarik di kelas bapak ?".

Pak Dani :" sejauh ini sih tidak ada , mereka juga mengerti dengan cepat selama saya mengajar , hahaha semoga mereka bisa berkembang lagi ".
Bu Vina : " shhtttt.... ".

Pak Dani : " knp Bu Vina ?, Ketemu kah anak anaknya ".

Bu Vina : " bukan pak , tapi kata Rara ada monster di depan sana ".

Pak Dani : " Rara ?".

Bu Vina : " ini nama lebahku , ayo buruan pak ".


Mereka berdua pun segera menuju tempat Monster nya . Mereka pun segera membunuh monster tersebut .
Di arah barat dan timur pun sama mereka membicarakan tentang anak muridnya dan membunuh para monster .

Bagian selatan


Pak Frey : " apa maumu .... Liko ?".


Liko ( bos ): " jgn panggil saya dengan sebutan itu , panggil saya dengan bos Liko.

Pak Frey : " trs apa maumu , knp engkau menculik anak anak lagi bahkan lebih banyak dari angkatan lalu ?".

Liko ( bos ) : "tentu itu rahasia ".

Pak Frey : " cepat kembalikan anak - anak itu ".

Liko ( bos ) : " heh berani juga lu ya angkatan yg keberapa ya , oh 10 THN yg lalu kah , mau gw kendalikan pikiran lu juga atau sekalian mau juga gw copy ability mu itu ".

Pak Frey : " heh ayo sini kita berantem , berani ga lu ".

Liko ( bos ) : " cih penampilan mu aja udah keliatan kyk orang dewasa tapi ternyata pikiran mu masihlah anak kecil , ".

Pak Frey : " ayo sini , jgn banyak bicara Mulu ".

Tak lama dari situ muncullah sebuah panggilan yg ternyata panggilan dari Obi , anak buah , sekaligus temanya Liko .

Obi : " bos saya sudah mendata semua anak disini ". 

Liko ( bos ) : " kerja bagus"

Pak Frey ,: " hey kamu , mau kabur nya ayo sini kita duels ". 

Liko ( bos ) : " Huh apa duel ? Hahaha kamu gila ya , dasar anak muda , dengerinnya , gw ga mau lu menghalangi jalan gw ya , sekali lagi kalau Lo mau hidup jgn pernah ketemu lagi dengan ku , untuk hari ini gw maafkan perilaku mu yg tidak sopan , byeee , ".

Pak Frey : " heyy tunggu !!... ".


Sang bos dari organisasi jahat itupun menghilang pergi entah kemana .

Setelah 1 jam mencari , mereka semua pun berkumpul pada Titik awal.


Pak Aidan : " gimana , apa udah ketemu anak - anaknya ? , Di bagian barat tidak ada hanya ada monster - Monster saja ".

Bu Vina : " sama , di bagian Utara juga sama hanya ada monster saja , bagaimana dengan 
Arah timur ?"

Pak Harry : " Sama hanya ada monster juga ".

Pak Frey : " baiklah kalo begitu , di selatan juga sama , karena hari udah mau gelap sebaiknya kita berkemah dan untuk berjaga jaga karena nanti bisa saja ada monster kita gantian untuk berjaga , untuk sekarang yg berjaga Bu Vina , pak Harry dan pak Aidan ya ".
Guru - guru : " baik !!".


Chapter 18 Menuju tempat organisasi cathar


Keesokan harinya 

Pak Bagas : " jadi sekarang gimana untuk rencananya melanjutkan pencarian anak anak yg diculik ".

Pak Frey : " hmmm ... ".

Bu Reyna : " halo pak Frey , jadi gimana pak , kok hmm aja sih ".

Pak Frey : " huhh , sebenarnya saya tidak ada rencana sih ".

Pak Dani : " oh iya gimana Bu Vina apa ada kabar untuk anak - anak itu ".

Bu Vina : " tidak ada sih pak , tapi sepertinya Rara tahu lokasi tempat mereka berada ".

Pak Aidan : " Rara ? , Siapa itu ".

Bu Vina : " huhh , ini nama lebahku , biasanya ku ajakin untuk mencari informasi di setiap perjalanan ".

Pak Harry : " bagus lah kalo begitu , jadi dimana tempatnya ".


Bu Vina pun berbicara kepada lebahnya 

Rara ( Lebah ) : " Bu Vina kalo mau kesana itu arahnya menuju timur laut , tapi disana sangat berbahaya bu Vina , Rara tidak menyarankan Bu Vina ke sana ".

Bu Vina : " tapi kalo tidak ke sana , kita tidak tahu apa anak - anak itu aman atau tidak ".

Rara ( lebah ) : " huhh , ya udahlah terserah Bu Vina aja , yah pokoknya Rara udah memperingati Bu Vina jadi nanti hati hati ya ".

Bu Vina : " ok bu Vina akan hati hati kok , makasih ya Rara udah memberi tahu informasi yang begitu penting ".

Rara ( lebah ) : " tidak apa - apa kok , kan emang tugasnya Rara kan seperti biasa mencari informasi buat Bu Vina ".


Pak Bagas : " jadi gimana bu Vina ? ".

Bu Vina : " arahnya di timur laut , tapi katanya Rara disana sangat berbahaya ".

Pak Aidan : " apa benar lebahnya Bu Vina bisa dipercaya ".

Bu Vina : " pak Aidan tidak percaya , baiklah akan ku buktikan ".

Pak Aidan : " mana coba saya lihat ".

Bu Vina pun menyuruh Rara untuk menyegat pak Aidan 

Bu Vina :" Rara nanti saat aku ngomong sampai hitungan ketiga kamu sengat pak Aidan ya ".

Rara ( lebah ) : " baik ".


Bu Vina : " siap ya pak Aidan ".

Pak Aidan : " saya sudah siap nih ayo cepat sini ".

Bu Vina : " satu , duaaa , tii...ggaaaa , Rara cepat sengat pak Aidan ".

Rara ( lebah ):" siap ".


Pak Aidan pun di sengat oleh lebahnya Bu Vina .

Bu Vina : " jadi gimana pak , udah percaya ? ".

Pak Aidan : " iya iya , aku udah percaya kok tapi ini kalo disengat sekali sih ga papa lah ini kok di sengat berulang kali , sakit tahu Bu Vina ".

Mereka semua tertawa karena pak Aidan yg katanya kuat malah disengat lebahnya Bu Vina .

Bu vina : " ya maaf ".

Rara (lebah) : " hahahaha rasakan itu , siapa suruh sih ga percaya sama Bu Vina ".

Bu Vina : " udah udah Rara cukup kasihan pak Aidan ".

Rara ( lebah ) : " iya deh ".

Pak Frey : " udah - udah jangan ribut , baik kita akan kesana tolong buat Rara bisa tunjukkan arahnya tapi kita disana akan menjaga jarak karena disana pasti berbahaya kita akan bersembunyi , semuanya ambil peralatan ini ".


Pak Frey pun mengeluarkan sesuatu di tasnya ternyata itu adalah alat untuk berkamuflase , biasanya sangat cocok untuk bersembunyi di semak - semak maupun menyusup untuk memasuki sebuah tempat .


Pak Dani : " apa ini pak ? , Saya kok ga tahu ada alat ini ya ".

Pak Frey : " ini adalah alat untuk berkamuflase sangat cocok untuk bersembunyi , pakai ini untuk mengintai pergerakan di daerah tempat organisasi cathar itu ".

Guru guru lainya : " siap pak Frey ".

Pak Bagas : " eh tapi pak kenapa tidak pakai alat ini untuk masuk ke dalam saja kenapa harus tunggu di luar ".

Pak Frey : " saya rasa mungkin alat itu akan terdeteksi oleh semacam pendeteksi di dalam tempat organisasi cathar dan juga kita belum tahu pasti apakah ada orang yg mempunyai ability mempunyai mata yg sangat tajam bahkan jika memakai sebuah skill atau alat orang yg mempunyai ability mata tajam itu bisa menlihat dengan jelas ".

Pak Dani : " iya bisa juga sih , tapi kan kita belum tahu apa itu beneran ada atau tidak ".

Pak Frey : " jika sekalinya kita berhasil masuk pun masih ada anak buah dari bos organisasi tersebut, dia mempunyai ability langka yaitu bisa mengendalikan waktu , maka dari itu sebaiknya kita jangan ambil resiko untuk masuk ke dalam ".


Mereka pun menuju ke tempat arah nya organisasi cathar .


Chapter 19 Pertemuan 

Mereka pun sampai di tempatnya

Seperti dugaannya pak Frey disana terdapat alat pendeteksi sehingga susah untuk masuk ke dalam sana dan juga ada orang orang yg mempunyai ability mata yg sangat tajam menjaga ketat tempat organisasi itu.


Pak Frey : " tuh lihat benar kan dugaanku , mari berpencar , bawa ini ".

Pak Frey sekali lagi mengeluarkan alat ternyata alat itu adalah alat untuk berkomunikasi 

Pak Frey : " ok hati hati ya jangan sampai ketahuan ".


Mereka pun berpencar dan mengunakan alat pertama untuk berkamuflase .


40 menit kemudian .

Bu Reyna ( alat komunikasi ) : " pak Frey ini udah 40 menit terjadi apakah kita harus tetap bersembunyi seperti ini ". 

Pak Frey ( alat komunikasi ): " 

Tetap seperti ini saja , tidak ada perubahan rencana ".

Pak Aidan ( alat komunikasi ) : " tapi ini udah lama pak saya capek menunggu , kenapa kita tak masuk saja , lagi pula kita kan kuat ".

Pak Frey ( alat komunikasi ) : " shttt... Walaupun kita kuat tetap saja kita akan kalah kita tidak tahu ada berapa banyak orang di dalam organisasi cathar itu dan kita bisa saja membahayakan para murid ".

Bu Vina ( alat komunikasi ) : " bagaimana saya menyuruh Rara untuk mencari anak - anak , soalny ada anak murid saya yg di culik ia pandai berbicara pada hewan ".

Pak frey ( alat komunikasi ) : " anda yakin Bu Vina , tempat itu kan berbahaya , tapi terserah lah Bu , keputusanmu ada di tanganmu Bu Vina ".

Bu Vina ( alat komunikasi ) : " baik saya akan langsung menyuruh nya ".

Bu Vina : " Rara kamu mau ga nyari putri di dalam ".

Rara ( lebah ) : " tapi kan disana berbahaya ".

Bu Vina : " hmm ... , Nanti ku kasih sesuatu dah , mau gak ".

Rara ( lebah ) : " sesuatu ? , Apa itu ".

Bu Vina : " sesuatu yg kamu inginkan ".

Rara ( lebah ) : " baik tapi belikan aku yg banyak ya ". 

Bu Vina : " baiklah , tahu kamu kan anak murid Bu Vina yg namanya putri ".

Rara ( lebah ) : " yg pintar itu kan , iya Rara tahu ".

Bu Vina : " cari itu didalam ya sampai kan bahwa para guru guru udah ada di luar , ok ".

Rara ( lebah ) : " baiklah ...".


Rara pun menuju ke dalam tempat organisasi cathar tersebut.


10 menit kemudian 

Tempat organisasi cathar itu menunjukkan sebuah api yg sangat besar ".


Pak Dani ( alat komunikasi ) : " apa yg terjadi ? , Kenapa tempat organisasi nya terbakar ".

Pak Frey ( alat komunikasi ) : " hey ini bukan ulahku ya , sepertinya itu ulah anak - anak ".


Beberapa menit kemudian setelah kemunculan Api .


Pak Harry ( alat komunikasi ) : " saya melihat mereka pak Frey ".

Pak Frey ( alat komunikasi ) : " dimana ?..."

Pak Harry ( alat komunikasi ) : " mereka sedang berlarian keluar dari tempat tersebut totalnya ada 30 pak yg dimpin oleh sebuah anak laki - laki dan anak perempuan ".

Pak Frey ( alat komunikasi ) : " baik tetap seperti ini , jangan gegabah ".


Balik ke tempat anak - anak 

Setelah mereka berhasil keluar dari jalan pintu keluar organisasi itu .


Hachi : " sekarang gimana kita kan ga tahu arah jalan pulang ".

Edam : " tenang mari mencari tempat bersembunyi ".

Putri : " edam , aku dapat kabar bahwa ada beberapa guru sudah ada di tempat ini , mari kita cari bersama ".

Edam : " tahu darimana ".

Putri : " ini lebah dari Bu Vina namanya Rara ".

Edam : " Bu Vina , guru apa itu ".

Putri : " udah nanti aja penjelasanya ayo ikut aku semuanya ".

Mereka anak - anak pun mengikuti Putri berlari .


Di tempat guru - guru .

Pak Bagas ( alat komunikasi ): " saya melihat anak - anak seperti nya mereka berhasil kabur dan mereka sedang menuju ke tempat nya Bu Vina ".

Pak Frey ( alat komunikasi ) : " baik bu Vina tolong kirimkan koordinat, mari kita kumpul ketempatnya bu Vina ".

Bu Vina ( alat komunikasi ) : " baik pak Frey ".


Di dalam organisasi cathar

Obi : " maaf kan saya bos , mereka dengan total 30 anak berhasil kabur ".

Liko ( Bos ) : " apa , bagaimana bisa ? , ".

Obi : " saya tidak tahu bos , saat saya memakai ability ku semua orang berhenti tetapi hanya ada satu anak yg selalu berhasil dari ability ini , seperti nya dia juga mempunyai ability yg sama seperti ku ku rasa , saya kurang yakin sih ".

Liko ( bos ) : " ughhh , Sialan , kau tahu kan seharusnya rencana yg udah ku bilang beberapa Minggu kemudian kamu ingat kan !!!.. , ugh ya sudahlah Obi kamu jaga sisa anak - anaknya yg tidak kabur itu , hellcurt , petter dan qalan ikuti aku sekarang , setidaknya mereka pasti tidak jauh dari sini ".

Obi , hellcurt , petter , qalan : " baik bos ".


Setelah berlari dari tempat organisasi Cathar itu akhirnya para anak - anak pun bertemu dengan Bu Vina .


Putri :" Bu Vina ....".

Bu Vina : " putri..., Kamu tidak apa apa kan ? , Ibu khawatir sama kamu ".

Putri : " tidak kok , ini juga gara gara rencananya edam , kita semua berhasil kabur ".

Edam : " huhh.. halo bu , saya Edam , dari ability elemen kelas Api A ".

Bu Vina : " halo edam ..., Makasih sekali ya udah mau mengajak anak - anak kabu dari tempat tersebut ".

Edam : " eh ... Tidak juga bu , ini juga aku dibantu sama putri juga kok ".

Bu Vina : " baiklah , halo anak - anak , perkenalkan nama ibu adalah Bu Vina saya adalah guru dari ability non elemen kelas berbicara pada hewan saya adalah guru wali kelas dari putri ".

Bu Vina ( alat komunikasi ) : " pak Frey mereka semua telah sampai di tempat saya ".

Bu Vina : " makasih ya Rara sudah mencari mereka ".

Rara ( lebah) : " tidak apa apa kok ".

Pak Frey dan beberapa guru lainya ( alat komunikasi ) : " baik kami juga akan segera sampai ".

Bu Vina : " baik , kita tunggu bapak kepala sekolah dan beberapa guru ke sini ya ".

Anak - anak : " baikk Bu...".


5 menit kemudian 

Bu Vina : " tuh akhirnya mereka sampai ".

Pak Frey : " hai , anak - anak , maaf ya kami datangnya lama ya ".

Anak - anak : " tidak lama kok pak ".

Pak Frey : " makasih banyak ya edam , udah mau mengajak beberapa anak untuk kabur dari organisasi Cathar itu ".

Edam : " tidak apa - apa kok , pak ".

Pak Frey : " baik mari kita pulang ke sekolah ".

Pak Aidan : " tapi kan pak kita pulang nya gimana ini kita semua ada 37 orang , walaupun kita menghubungi Bu rosa , kan ga mungkin bisa membawa 37 orang untuk berteleportasi ".


Pak Frey : " maka dari itu , pak Bagas tahu kan mau buat apa setelah ini ".

Pak Bagas : " tentu saja pak Frey ".


Tiba tiba muncullah sebuah bis yg lumayan besar . Ternyata bis itu dibuat oleh pak Bagas , guru dari ability campuran yg ability nya yaitu bisa membuat sebuah kendaraan dari dalam pikirannya.


Anak anak terkagum karena menlihat bis yg lumayan besar itu dalam sekejap .


Pak Frey : " mau apalagi , ayo buruan masuk anak - anak " 

Anak - anak pun masuk ke dalam bis tersebut .

Pak Frey : " pak Bagas ayo mulai jalankan bisnya ".

Pak Bagas : " siap pak , mari anak - anak kita pulang ke sekolah ".


Chapter 20 Menonton Film

Setelah kepergian kepala sekolah dan 6 guru lainya

Sesudah sahabatnya pergi ke perpustakaan mereka pergi ke bioskop untuk menonton film .

Di bioskop

Hestia : " gila rame banget sumpah ".

Khandra : " iya rame banget dah , yah karena ga ada pelajaran jadi pada kesini semua ".

Belvina : " ya udah ayo buruan kita antri ".

Galen , Hestia dan khandra : " ok ".

Galen : " tapi kita mau nonton film apa ".

Hestia : " hemm apa ya ".

Khandra : " film Horror lah , seru pasti ".

Belvina : " tapi aku takut film Horror , aku lebih suka kartun ".

Khandra : " ga mau , sudah biasa kalo kartun , ayo sekali - kali Horror ".

Belvina : " enggak , mau kartun ".

Hestia tertawa karena tingkah laku khandra dan belvina.

Hestia : " dilihat - lihat kalian cocok sumpah ".

Belvina : " ih apaan sih Tia ".

Khandra : " iya tuh ".

Mereka berdua pun tersipu malu karena pembicaraan Hestia .

Hestia : " hmm , kalo gitu Galen kamu tentuin kita mau nonton film ".

Galen : " knp gw lagi dah , ughh.. ya udah , hmmm nonton film ...".

Khandra : " Len , nonton Horror pls ...".

Belvina : " jgn , nonton kartun aja Galen , plss....".

Galen pun binggung memilih untuk nonton film apa .

Galen : " Tia , tolong aku ...".

Hestia : " bagaimana jika kalian suit aja ".

Belvina dan khandra : " oke ".

Mereka pun suit dan yg menang adalah khandra , karena belvina mengeluarkan kertas sedangkan khandra menggunakan gunting .

Khandra : " yay , aku menang ".

Belvina pun terpaksa untuk menonton film Horror. 

Galen : " ini udah sampai bagian depan aku pesan ya tiketnya ".

Hestia : " iya len ".

Galen pun sampai di depan kasir dan mengambil 4 tiket untuk film Horror .

Khandra : " kita dapat kursi dan jam berapa ".

Galen : " sabar dong , kita dapat jam 10.00 , kursinya 35 ,36, 37 dan 38".

Belvina : " sekarang jam berapa ".

Hestia : " masih jam 09.00 ".

Khandra : " masih 1 jam lagi nih ".

Galenn : " yeah , jadi mau gimana ?".

Hestia : " bagaimana kita makan dulu ".

Belvina : "ide bagus".

Khandra : " kalo begitu ayo kita ke kantin ".


Mereka berempat pun menuju ke kantin sembari menunggu jam tayang bioskop .

Kantin 

Bu kantin : " mau pesan apa nak ".

Khandra : " hemm saya mau pesan nasi gorengnya Bu ".

Hestia ': " saya pesan lalapan ayam ".

Belvina : " saya mau nasi goreng nya Bu ".

Galen : " saya pecel aja ya Bu ".

Bu kantin ;" oke nak ditunggu makanan ya ".


Mereka berempat pun menuju ke bangku di kantin dan menunggu makanannya.


20 menit kemudian makananya pun datang .

Bu pelayan : " ini makanan yg kalian pesan , terimakasih sudah mau menunggu".

Mereka pun langsung memakan makanannya.


Galen : " aku kenyang banget , ga bisa gerak nih ".

Khandra : " ih , ayoo... Buruan kita nonton filmnya , ini udah jam 9.35 "

Hestia : " ok ayo ".

Belvina : " tunggu dulu , kita ambil beberapa jajan untuk di bawa ke dalam bioskopnya ".

Galen : " jajan , aku mau ".

Khandra : " katanya kenyang ".

Galen : " iya kenyang tapi kenyang nasi kalau jajan aku makan pasti ga kenyang - kenyang ".

Khandra : " alasan , ya udah lah ayo ke minimarket sekolah ".


Mereka pun menuju ke minimarket untuk membeli beberapa camilan. Kemudian mereka pun kembali menuju ke bioskop.


Pengawas bioskop :" ayo , silahkan masuk , filmnya akan segera di mulai ".


Mereka menuju ke bapak pengawas itu.

Khandra : " pak ini tiket saya bersama teman-teman ".

Pengawas bioskop : " ok mana saya lihat dulu , hmm Film Horror ya , ok silahkan menuju ke bioskop ruang 3 nya ".

Khandra : " makasih pak ".

Mereka segera menuju ke bioskop ruang 3.

Galen : " sumpah gw kagum parah sama sekolah ini , gede banget sumpah , bioskopnya aja ada 5 ruang , terus ada kolam renangnya 3 , ruang kelas nya juga ada berapa tuh , ada banyak kamar asrama juga , kalo sekolah ini ada di kota gimana ya para orang tua ".

Hestia : " shttt.. , ada banyak orang disini , nanti di dalam aja ".


Mereka pun memasuki bioskop ruang 3 dan mencari kursinya . Setelah nya akhirnya mereka duduk di kursinya .

Khandra : " gw juga kagum sih sama sekolah ini ".

Galen : " iya kamu benar ".

Belvina : " kalo misalnya sekolah ini ada di kota kita , pasti banyak orang tua nya mengincar sekolah ini pastinya ".

Hestia : " btw ini kira - kira ada jumlah siswa nya ada berapa ya ".

Galen : " ga tahu tuh ".

Belvina : " ini jumlah siswanya dari kota peace semua atau gimana ya ".

Khandra : " kayaknya enggak semua deh mungkin ada dari kota lain juga ".

Galen : " udah - udah , filmnya mau dimulai tuh ayo nonton ".

Mereka pun menonton film Horror nya.

Tiba tiba ada jumpscare , belvina kaget dan tak sengaja memeluk khandra .

Hestia : " ciee...".

Galen : " ehem.. ehem...".

Belvina : " huhh maaf khandra , gak sengaja ".

Khandra : " i..yyaa , tidak apa apppaa...".

Mereka berdua pun tersipu malu lagi karena godaan Galen dan Hestia .


Mereka pun lanjut menonton filmnya sampai akhir . Setelah keluar dari bioskop mereka pun kembali asrama untuk beristirahat sejenak . Saat jam menunjukkan pukul 04.00 . Mereka berempat pergi ke kolam renang untuk berenang dan juga ke tempat gym untuk berolahraga , malam pun tiba mereka ke kantin untuk makan malam dan kembali ke asrama masing-masing.

 khandra : " Byee , hari ini menyenangkan parah dah ,  sayang edam ga ikut ".

Galen : " iya sayang banget ga ikut dia ".

Hestia : " udah , ga usah di bahas lagi , byee juga ".

Belvina : " byee".


TO BE CONTINUED












































Cerita Euproshyne season 1 ( Part 5 )

 Chapter 21 Perjalanan yang tidak lancar . Setelah anak - anak yg diculik memasuki bis yg dibuat pak Bagas , mereka pun beristirahat , ada y...